Breaking News:

Yusril Ihza Mahendra Tolak Jadi Pengacara Rizieq Shihab, Ini Kata FPI

Yusril menyebut sudah banyak yang memintanya menjadi kuasa hukum Rizieq, namun ia menolaknya.

Bangka Pos
Yusril Ihza Mahendra 

Yusril Ihza Mahendra Tolak Jadi Pengacara Rizieq Shihab, Ini Kata FPI

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menolak membantu Muhammad Rizieq Shihab terkait kasus hukum yang menimpa pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu dalam kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Yusril menyebut sudah banyak yang memintanya untuk menjadi kuasa hukum Rizieq, namun ia menolaknya.

Menurut Yusril, ia tidak bisa menjadi kuasa hukum seseorang jika bukan permintaan dari orang itu sendiri.

Selain itu, ia juga menolak membantu Rizieq karena para pendukung Rizieq sudah lebih dulu membencinya.

Baca juga: Autopsi Ulang Enam Laskar FPI Meninggal, Bareskrim Tunggu Permintaan Komnas HAM

Baca juga: Yusril Sebut Dirinya Menolak Bantu Kasus Hukum Rizieq Shihab, Begini Alasannya

Baca juga: Ini Harapan FPI Saat Kasus Rizieq Shihab Diambil Alih Mabes Polri

Hal itu terkait sikap dan pilihan politiknya saat Pilpres 2019 lalu.

Dalam acara internal Mukernas V PBB pertengahan Desember lalu, Yusril menyampaikan alasan mengapa ia enggan membela Rizieq, para tokoh FPI, dan Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Salah satunya karena pengalaman tidak enak saat Pilpres 2019.

Saat itu banyak yang menyalahkan Yusril karena memilih mendukung Jokowi.

Sikap itu bertentangan dengan sebagian besar pembela Rizieq yang mendukung Prabowo.

Halaman
1234
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved