Penanganan Covid

2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri

Tim Gabungan dari unsur Polsek Selemadeg, Puskesmas Selemadeg serta Koramil Selemadeg menggelar kegiatan yustisi sekaligus mengecek sarana Protokol

Polsek Selemadeg
Tim gabungan dari unsur Polsek Selemadeg, Puskesmas Selemadeg serta Koramil Selemadeg menggelar kegiatan yustisi sekaligus mengecek sarana prokes di dua tempat hiburan (Cafe), Kamis (24/12/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Menyikapi pencegahan klaster baru penularan Covid-19 dan Penularan HIV AIDS di wilayah Kecamatan Selemadeg, Tim Gabungan dari unsur Polsek Selemadeg, Puskesmas Selemadeg serta Koramil Selemadeg menggelar kegiatan yustisi sekaligus mengecek sarana Protokol Kesehatan (Prokes) di dua tempat hiburan Cafe, Kamis (24/12/2020).

Dalam kegiatan tersebut, petugas medis juga melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh karyawan Cafe.

Hanya saja, tim gabungan menemukan Cafe Pantera dan Cafe Walet belum menyediakan sarana prokes dengan lengkap.

Seperti belum menyediakan thermo gun untuk pengecekan suhu pengunjung, serta belum memiliki alat semprot desinfektan untuk sterilisasi tempat.

Baca juga: Prokes Covid-19 Diperketat, Pengelola Pariwisata di Bali Diharap Bersabar

Kapolsek Selemadeg, AKP I Kadek Ardika menjelaskan, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan saat tim gabungan menyasar dua cafe di Kecamatan Selemadeg.

Pertama adalah memberikan pemahaman atau edukasi terkait upaya pencegahan penularan Covid 19 dengan menjalankan 3M secara baik dan benar.

Kemudian, petugas memberikan imbauan sesuai isi Surat Edaran Gubernur Bali dan Maklumat Kapolri menjelang Natal dan Tahun Baru tidak melakukan kegiatan Perayaan atau pesta yang dapat menimbulkan klaster baru penularan Covid 19.

"Petugas kesehatan dari Puskesmas Selemadeg juga sudah melaksanakan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh karyawan Cafe.

Ada 11 orang karyawan yang dicek kesehatannya.

Hasilnya, belum ada karyawan yang mengalami gangguan kesehatan," jelasnya.

AKP Ardika melanjutkan, selain memberikan sosialisasi dan pengecekan kesehatan, tim juga melakukan pengecekan sarana protokol kesehatan.

Dari pengamatan, di dua cafe ini sudah tersedia tempat cuci tangan.

Hanya saja, untuk sarana lainnya seperti thermo gun dan alat semprot desinfektan belum tersedia.

Pihaknya mengaku sudah melakukan peneguran untuk segera menyiapkannya sebagai upaya menekan timbulnya klaster baru.

Baca juga: PHRI Sebut Terbitnya SE Gubernur Merupakan Strategi Agar Dibukanya Penerbangan Internasional ke Bali

"Mari kita bersama sama meningkatkan kepedulian dan kesadaran untuk menurunkan jumlah kasus baru di Tabanan.

Kemudian mari kita mengurangi peluang untuk berkumpul kumpul pada perayaan tahun baru sesuai SE Gubernur dan Maklumat Kapolri," imbaunya.(*)

Catatan Redaksi:

Mari cegah dan perangi persebaran Covid-19. Tribun Bali mengajak seluruh Tribuners untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat Pesan Ibu: Wajib Memakai Masker, Wajib Mencuci Tangan, dan Wajib Menjaga jarak

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved