Breaking News:

Corona di Bali

Update Covid-19 di Bali, Positif: 123 Orang, Sembuh: 127 Orang dan Meninggal: 3 Orang

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali menyampaikan update perkembangan kasus Covid-19 di Bali pada, Kamis (24/12/2020). 

Pixabay
Ilustrasi Update Covid-19 di Bali. 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali menyampaikan update perkembangan kasus Covid-19 di Bali pada, Kamis (24/12/2020). 

Hingga saat ini jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 di Bali sebanyak 16.825 orang dengan rincian, 16.791 WNI dan 34 WNA.

Artinya hari ini terdapat penambahan kasus positif sebanyak 123 orang.

Untuk jumlah kumulatif pasien yang masih dalam perawatan sebanyak 978 orang yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Baca juga: Cek Penerakan Prokes, Kapolda Bali Tinjau Pelaksanaan Ibadah Malam Natal di Katedral Denpasar

Baca juga: Polairud Polres Jembrana Sisir Wilayah Pantai Jelang Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Kodim 1619/Tabanan Bentuk Satgas Enforce Kerumunan, Sasar Sejumlah Objek Wisata Selama Nataru

Lalu untuk jumlah kumulatif pasien Covid-19 yang telah sembuh sebanyak 15.355 orang dengan rincian, 15.324 WNI dan 31 WNA. Yang artinya terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 127 orang.

Untuk jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 yang meninggal sebanyak 492 orang dengan rincian, 489 WNI dan 3 WNA. Yang artinya, hari ini terdapat penambahan pasien yang meninggal dunia sebanyak 3 orang. 

Adapun rincian dari kasus terkonfirmasi positif tersebut terdiri dari 8 Kabupaten dan 1 Kota yang ada di Provinsi Bali.

Baca juga: Turunkan 291 Personel, Polres Badung Mulai Lakukan Pengamanan Malam Ini hingga Tahun Baru

Baca juga: PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Jelang Nataru, Siagakan 40 Ribu Personel

Baca juga: BRI Siapkan Rp 657 Miliar Kas ATM Selama Cuti Bersama, Libur Natal hingga Tahun Baru di Bali

Kabupaten Jembrana 1 orang, Tabanan 21 orang, Badung 32 orang, Kota Denpasar 31 orang, Gianyar 16 orang, Bangli 4 orang, Klungkung 1 orang, Karangasem 2 orang dan Buleleng 15 orang. 

Maka dari itu sesuai dengan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved