Breaking News:

Natal dan Tahun Baru

Jaga Nama Bali

I Putu Astawa, menyatakan dalam libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini akan banyak ada pergerakan orang untuk berlibur

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana kedatangan penumpang domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Rabu (23/12/2020) - Jaga Nama Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa, menyatakan dalam libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini akan banyak ada pergerakan orang untuk berlibur, termasuk ke Bali.

Guna mengantisipasi adanya penambahan kasus baru maka orang yang datang ke Pulau Dewata harus betul-betul sehat.

Hal ini dibuktikan dengan swab test berbasis PCR atau rapid test antigen sehingga citra Bali sebagai destinasi wisata dunia dapat terjaga.

"Kalau nanti pas liburan ada second wave kan jelek nama Bali. Jadi edaran itu dimaksudkan supaya mengantisipasi jangan sampai terjadi second wave dan orang-orang ini betul-betul sehat dan ujung-ujungnya nanti sebagai pertimbangan untuk menentukan kebijakan pembukaan pariwisata mancanegara," kata Astawa kepada Tribun Bali, Kamis (24/12/2020).

Baca juga: Kapolda Bali Tegaskan Bakal Laksanakan Maklumat Kapolri di Masa Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Kerumunan Jadi Atensi Khusus Libur Nataru

Baca juga: 2 Minggu Dirawat, Kadis Pertanian Denpasar Sempat Dipindah ke ICU Karena Sesak Napas

Karena itu, masyarakat Bali hendaknya perlu menjaga nama Bali sebagai destinasi wisata dunia.

Hal itu pula yang mendasari dikeluarkannya Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020.

"Kalau sampai ada second wave kan dunia (menganggap) Bali tidak aman. Nanti jangan dulu deh ke Bali, kan gitu nanti. Makanya ini merupakan rangkaian juga ke arah itu," tegas mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali itu.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung pun mendukung penerapan SE Gubernur Bali ini terhadap wisatawan domestik di masa libur Nataru.

Menurutnya, terbitnya SE Gubernur Bali merupakan strategi Pemerintah untuk membuka penerbangan internasional dan mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman).

"Memang kita lagi menuju tahapan atau proses pembukaan internasional. Sehingga pemulihan dilakukan lebih cepat dengan harapan bisa membuka penerbangan internasional," ujar Ketua PHRI Badung, I Gusti Rai Suryawijaya, Kamis (24/12/2020).

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved