Breaking News:

Natal dan Tahun Baru

Bentuk Satgas Enforce, Dandim 1611/Badung Intruksikan Pendisiplinan Prokes Saat Nataru

Untuk mencegah penyebaran dan memutus penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana- Bentuk Satgas Enforce, Dandim 1611/Badung Intruksikan Pendisiplinan Prokes Saat Nataru 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Untuk mencegah penyebaran dan memutus penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, Bali.

Kodim 1611/Badung bersama instansi terkait lainnya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Enforce.

Satgas yang dibentuk untuk memaksimalkan tugas dan hasil yang dilakukan oleh Satgas Pendisiplinan Protokol Kesehatan (prokes).

Dikatakan Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf I Made Alit Yudana, Satgas ini ditugaskan untuk menegakkan implementasi dari peraturan-peraturan yang ada.

Baca juga: Upaya Lawan Pandemi Covid-19, Satgas Enforce Kodim 1611/Badung Sasar Kawasan Wisata Pantai Kuta

Baca juga: Kodim 1619/Tabanan Bentuk Satgas Enforce Kerumunan, Sasar Sejumlah Objek Wisata Selama Nataru

Baca juga: Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di Denpasar Melihat Perkembangan Kasus Covid-19 Pasca Libur Nataru

Seperti Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati Badung Nomor 52 Tahun 2020 serta Peraturan Walikota Denpasar Nomor 48 Tahun 2020.

"Meskipun dalam pendisiplinan prokes dilakukan secara humanis, namun petugas akan mengambil langkah tegas apabila ditemukan dan terjadi pelanggaran prokes," ujarnya, Minggu (27/12/2020).

Dalam keterangan Kolonel Inf I Made Alit Yudana, lebih lanjut ia mengatakan pembentukan Satgas Enforce ini untuk mencegah adanya kerumunan.

Baik saat mengantisipasi adanya libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, baik di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung

Menurut Dandim 1611/Badung, kerumunan massa yang memungkinkan terjadi pada masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) bisa sangat beresiko terjadinya penularan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved