Corona di Bali
Update Covid-19 di Kota Denpasar, Positif: 17 Orang, Sembuh: 20 Orang, Meninggal: Nihil
Di awal Tahun 2021, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar kembali mencatat adanya kasus positif.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Di awal Tahun 2021, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar kembali mencatat adanya kasus positif.
Sebanyak 17 orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang tersebar di beberapa wilayah Kelurahan atau Desa di Kota Denpasar pada, Senin (28/12/2020).
Sedangkan untuk pasien yang telah sembuh hari ini bertambah sebanyak 20 orang.
Baca juga: Hadiri Karya Pediksan di Griya Simpangan Pelaga, Bupati Giri Prasta Dukung Keberadaan Sulinggih
Baca juga: Awal Tahun, Kunjungan Wisatawan di Objek Wisata Sangeh Tembus 1.000 Orang Per Hari
Baca juga: Patung Garuda dan Ribuan Struktur Karang Kini Hiasi Bawah Laut Bali
Berdasarkan Data GTPP Covid-19 Kota Denpasar, terjadi lonjakan kasus di dua wilayah desa atau kelurahan. Yakni Desa Peguyangan Kangin yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 4 kasus baru.
Disusul Desa Sidakarya yang mencatatkan penambahan kasus sebanyak 3 orang dan sebanyak 10 desaa atau kelurahan mencatatkan penambahan kasus sebanyak 1 orang.
Sedangkan sebanyak 31 desa atau kelurahan lainya nihil penambahan kasus.
Baca juga: Hari Pertama 2021, 2011 Kendaraan Masuk Bali, 1255 Kendaraan Keluar Bali lewat Pelabuhan Gilimanuk
Baca juga: Saksi Ungkap Detik-detik Kejadian Komang dan Ketut Tenggelam di Sungai Yeh Mekecit Jembrana
Baca juga: Tulang Kerangka di Hutan Lindung Diduga Warga Wanagiri yang Telah Hilang 2 Bulan
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar pada Jumat (1/1/2021) menjelaskan bahwa kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih terus mengalami pergerakan.
Sehingga GTPP tetap memberikan perhatian serius bagi wilayah yang kasusnya cukup tinggi.
Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.
Sehingga bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius GTPP Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat.
Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil callling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.
“Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi," ujar Dewa Rai.
Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa GTPP mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 4.776 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 4.389 orang (91,90 persen), meninggal dunia sebanyak 107 orang (2,24 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 280 orang (5,86 persen).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/juru-bicara-gugus-tugas-percepatan-penanganan-covid-19-kota-denpasar-i-dewa-gede-rai-11.jpg)