Serba Serbi
Cetik Bruwang, Ini Gejala dan Pengobatannya
Cetik Bruwang, kenali gejala dan pengobatannya, simak penjelasannya berikut ini
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Cetik Bruwang gejalanya batuk-batuk tiada henti dan perut sakit.
Sarana obatnya adalah temu tis, kunir, sebatah (ulat kayu yang terdapat di pohon), dapdap, temu rase, bawang putih, jerangan, inti lengkuas, asam, lungid, air jeruk nipis.
Semua bahannya direbus sebentar lalu diminum.
Demikian penjelasan dalam buku Usadha Cetik dengan penerbit Yayasan Dharma Pura Denpasar, Bali.
Baca juga: Tikar Bekas Mayat hingga Tidur di Sawah Dipercaya Adalah Obat Cetik
Baca juga: Mengenal Cetik, Racun Tradisional Bali, Dua Jenis Cetik Ini Paling Berbahaya
Selain Cetik Bruwang, editor naskah, Ki Dalang Sengit, juga menjelaskan tentang Cetik Tanah.
Bila kuku penderita nampak biru, kena racun di dalam.
Sarana pengobatannya berupa ketela putih, isen, sabrang, tebu hitam.
Bahan diparut, lalu diperas dan disaring.
Ini diminumkan kepada penderita, dan ampasnya dipakai untuk menyembur tubuh penderita.
Jenis Cetik dan Pengobatannya
Cetik Plesir, gejalanya muntah berak dan kaku.
Sarana obatnya berupa minyak jrungga diminum.
Ada pula Cetik Marebong Api, penyakitnya membelit-belit di pusar, kukunya tampak kemerahan.
Sarana pengobatannya berupa pucuk daun pinang yang muda.
Baca juga: Kerikan Gangsa Hingga Reratusan, Kenali Ciri Kena 3 Cetik Ini dan Cara Mengobatinya
Baca juga: Cetik Crongcong Polo Bikin Sakit Kepala, Ini Obatnya