Kisah Bocah Terjebak Reruntuhan Bangunan Gempa Mamuju, BMKG Prediksi Gempa Susulan
Saat gempa bumi terjadi di Mamuju dua orang anak kecil tertimpa reruntuhan bangunan.
Getaran gempa lebih besar dibandingkan gempa pertama dan waktunya lebih lama.
Kantor Gubernur Sulawesi Barat juga menjadi korban dahsyatnya gempa bumi.
“Kantor Gubernur Sulbar ambruk. Hancur. Alhamdulillah masih diberi keselamatan. Hotel Matos (Mamuju), hancur,” kata warga yang merekam gambar.
Jarak antara Mamuju dan lokasi gempa di wilayah Malunda, Majene, sekitar 100 kilometer.
Hotel Matos merupakan singkatan dari Maleo Town Square di Jalan Yos Sudarso No 37 Mamuju, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat.
Sedangkan Kantor Gubernur Sulawesi Barat beralamat di Kompleks Perkantoran Gubernur, Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Rangas, Kecamatan Simboro dan Kepulauan, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Baca juga: Seorang Anak Kirim Video ke Medsos, Terjepit Reruntuhan Gempa Mamuju, Tim SAR Ambil Langkah Cepat
Baca juga: TERKINI: Sudah 27 Korban Meninggal Akibat Gempa di Sulbar, BMKG Sebut Ada Potensi Gempa Susulan
Sementara itu, ratusan warga Majene yang terdampak gempa bumi masih bertahan di tempat pengungsian.
Mereka terpaksa mengungsi ke tempat lebih tinggi dan jauh dari bibir pantai, bahkan ada yang memilih mengungsi di kebun.
Salah satu warga yang mengungsi ke kebun adalah Supardi, warga Dusun Sumakuyu, Desa Onang Kecamatan Sendana, Majene.
Ia mengaku mengungsi di kebun kakao miliknya sejak Kamis kemarin.
Ia khawatir adanya gempa susulan yang lebih besar.
"Kami belum berani kembali ke rumah," ujarnya.
Senada disampaikan Indrawati. Ia membawa semua keluarganya ke kebun karena takut adanya bencana yang lebih besar.
Ia berharap adanya bantuan pemerintah dengan kondisi dialami, khususnya air bersih.
Apalagi saat ini wilayah Majene tengah diguyur hujan deras.