Saking Takutnya Terhadap Gempa di Majene, Ada Warga yang Ungsikan Keluarga ke Kandang Ayam 

Kondisi ini menyebabkan banyak bangunan rusak parah, adanya korban jiwa, luka hingga akses publik seperti jalan dan listrik terputus. 

Editor: Eviera Paramita Sandi
Facebook
Gempa Majene 

Beberapa gempa susulan terjadi pascagempa 6.2.

Namun kekuatannya terus menurun.

Mulai dari Mag:3.9, Mag:4.0, Mag:2.9, Mag:3.0, Mag:3.4, Mag:3.2,  dan Mag:2.6 hingga pukul 03.00 WIB.

Dalam sebuah video singkat yang diterima tribun-timur.com, tampak warga mendatangi Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang tampak rusak cukup parah.

“Kantor Gubernur Sulbar ambruk. Hancur. Alhamdulillah masih diberi keselamatan. Hotel Matos (Mamuju), hancur,” kata warga yang merekam gambar yang tersiar Jumat (15/1/2021) dini hari.

Jarak antara Mamuju dengan lokasi gempa di wilayah Malunda, Majene sekira 100-an KM.

Sedangkan kantor Gubernur Sulbar beralamat di Kompleks Perkantoran Gubernur, Jl. Abdul Malik Pattana Endeng, Rangas, Kecamatan Simboro Dan Kepulauan, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Kantor Gubernur Sulbar dibangun 2010 dengan menggunakan dana APBN

Anggaran pembangunan Kantor Gubernur dan DPRD Sulawesi Barat sekitar Rp 68,5 miliar melalui APBN 2011.

Sebelumnya pembangunan Kantor Gubernur Sulbar telah menelan anggaran hingga Rp75 miliar sesuai penyampaian PT India Karya pada 2010 melalui anggaran APBN.

Sehingga pembangunan Kantor Gubernur dan DPRD Sulawesi Barat menelan dana Rp 152.4 miliar.

Sedangkan Pemerintah Provinsi Sulbar dan DPRD Sulbar telah mengalokasikan anggaran untuk
perampungan pembangunan kantor gubernur dan DPRD Sulbar tersebut melalui APBD tahun 2011 sekitar
Rp19,8 miliar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gempa Majene, Warga Mengungsi ke Kandang Ayam dan Rumah Kebun"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved