Breaking News:

Berita Badung

Badung Siapkan Anggaran Rp 29 Miliar untuk BST PPKM, Pencairan Dilakukan Melalui Bank BPD Bali

Bantuan Sosial Tunai (BST)  selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang disalurkan pemerintah Kabupaten Badung dipastikan tidak ada

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Agus Aryanta
Bupati Giri Prasta saat memberikan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai PPKM untuk Warga Badung, Jumat (15/1/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Bantuan Sosial Tunai (BST)  selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang disalurkan pemerintah Kabupaten Badung dipastikan tidak ada warga yang tercecer.

Pemerintah setempat menyiapkan anggaran sebesar Rp 29 Miliar untuk meng-cover semua Kepala Keluarga (KK) yang berhak mendapatkan bantuan tersebut.

Baca juga: Badung Realisasikan BST Selama Pelaksanaan PPKM, Bupati Giri Prasta Bersyukur Bisa Bantu Masyarakat

Baca juga: Wabup Suiasa Batal Divaksin, Tegang Hingga Tensi Naik Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19

Baca juga: Pastikan Aman, Bupati Giri Prasta Pejabat Pertama Penerima Vaksin Covid-19 di Badung

Bupati I Nyoman Giri Prasta saat ditemui usai memberikan bantuan di wantilan Objek wisata Alas Pala, Desa Sangeh, Abiansemal Kabupaten Badung pada Jumat 15 Januari 2021 mengatakan pihaknya sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 29 Miliar untuk BST tersebut.

Anggaran tersebut diambil dari dana tidak terduga Pemkab Badung.

“Untuk semua BST ini anggaran yang kita siapkan, kurang lebih sebesar Rp 29 Miliar. Dana ini kita siapkan untuk warga yang berhak menerima bantuan BST tersebut,” katanya.

Baca juga: Bantuan Rp 300 Ribu/KK Selama PPKM Diperuntukkan Bagi Warga Badung yang Belum Pernah Dapat Bantuan

Baca juga: Bantuan Tunai PPKM di Badung Diberikan ke KK yang Belum Terima Bantuan Pemerintah

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Terjadi Pohon Tumbang dan Senderan Rumah Warga Jebol di Petang Badung

Bupati asal Desa Pelaga, Kecamatan Petang Badung itu pun mengaku semua anggaran tersebut nantinya akan meng-cover semua KK yang berhak menerima bantuan.

Untuk pencairannya akan disalurkan melalui rekening Bank BPD Bali dengan sistem jemput bola.

“Kami minta kepada pihak Bank agar melakukan jemput bola dalam pembuatan rekening penerima bantuan ini. Sehingga tidak akan ada kerumunan masyarakat di bank,” ujarnya.

Baca juga: Plafon Gedung di SD 2 Pecatu dan SMP 2 Petang Badung Jebol

Baca juga: Diskes Badung Siapkan 1.000 Kit Rapid Antigen untuk Guru-guru yang Belum Jalani Swab Test

Lebih lanjut dirinya mengatakan, bantuan tersebut akan terus berlanjut, jika pelaksanaan PPKM berlanjut pula.

Sehingga adanya bantuan tersebut, bisa meringankan beban masyarakat selama pelaksanaan PPKM.

“ Apabila kondisi ini berlanjut maka penyaluran bantuan ini pun kami pastikan akan berlanjut pula,” tegasnya.

Dari pendataan yang dilakukan dinas sosial, akunya sampai saat ini sudah ada sekitar 60 ribu KK di Badung yang terdata secara valid akan menerima bantuan BST PPKM tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Badung Ketut Sudarsana mempertegas, bantuan sosial tunai ini digulirkan Dinas Sosial selama pelaksanaan PPKM di Kabupaten Badung. 

Daftar penerima manfaat bantuan sendiri katanya merupakan hasil pendataan dan verifikasi yang dilakukan secara bersama oleh Kelian Dinas, Kaling, Perbekel dan Lurah di masing-masing wilayah.

Ditambahkan untuk penyerahan BST di Wantilan Objek Wisata Sangeh ini diserahkan kepada 100 KK perwakilan penerima manfaat yang berasal dari Desa Selat sebanyak 40 KK, Desa Sangeh 40 KK, Desa Blahkiuh 15 KK dan Desa Bongkasa 5 KK. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved