Berita Bali
Kendaraan Trans Metro Dewata dan KSPN Diharapkan Bisa Terintegrasi, Membuka Peluang Baru untuk Guide
Adhi Ardhana menyebut bahwa interkoneksi maupun integrasi tak hanya antar kedua moda transportasi tersebut.
Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali saat ini memiliki moda transportasi Trans Metro Dewata yang diberi nama Teman Bus.
Selain itu, juga ada kendaraan yang melayani ke sejumlah rute Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Akan tetapi, kedua moda transportasi tersebut masih berjalan sendiri dalam artian tidak terintegrasi.
Hal inilah yang menjadi sorotan Komisi III DPRD Bali.
Baca juga: Antisipasi Kemacetan, Anggota Komisi III DPRD Bali Usulkan Jalur Khusus Bus Trans Metro Dewata
Mereka menilai, kendati saat ini tidak dikenakan tarif, namun tetap diperlukan integrasi guna memberikan kenyamanan bagi para penumpang dan masyarakat yang ingin melakukan perjalanan.
Ketua Komisi III DPRD Bali Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana menyatakan, saat ini Teman Bus sudah memiliki aplikasi.
Sementara untuk kendaraan KSPN masih belum.
“Aplikasi mereka yang belum ada, yang KSPN,” jelasnya saat ditemui di Ruang Komisi III DPRD Bali, Senin 18 Januari 2021
Menurutnya, perlu ada integrasi dalam satu aplikasi sehingga memudahkan penumpang.
Disamping itu, dengan adanya aplikasi, tentunya akan terjadi interkoneksi setiap jalurnya.
Pihaknya menyadari jika sampai saat ini merupakan tender antara Perum PPD, Damri, dan pihak swasta.
Sehingga pembiayaan berasal dari pemerintah pusat.
Lebih lanjut, Adhi Ardhana menyebut bahwa interkoneksi maupun integrasi tak hanya antar kedua moda transportasi tersebut.
Melainkan juga dengan penyedia layanan transportasi berbasis online yang ada saat ini.
Baca juga: Trans Metro Dewata Meluncur di Tabanan - Central Parkir Kuta, Bus Disebut Pasti Tersedia 10-15 Menit
“Semuanya nyambung dah, masyarakat tidak perlu lagi naik kendaraan pribadi,” akunya.
Di satu sisi, adanya integrasi bisa menekan kemacetan di sejumlah titik.
Dan kemungkinan besar bisa memberi peluang untuk munculnya pekerjaan baru. Seperti tour guide.
“Begitu petanya jelas, semuanya jelas, terbuka peluang bagi Guide yang tidak memiliki kendaraan.
Nanti dia naik ini dan menjelaskan kepada wisatawan,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/trans-metro-dewata-yang-siap-beroperasi-di-kota-denpasar.jpg)