Breaking News:

Berita Tabanan

KPU Tabanan Bali Kembalikan Anggaran Pilkada Rp 2 Miliar, Banyak Penghematan di Masa Pandemi

"Anggarannya ada masih tersisa sekitar Rp 2 Miliar lebih. Tentunya nanti dikembalikan ke Pemkab Tabanan," ujarnya

Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan telah menyelesaikan tahapan Pilkada Tabanan 2020 lalu.

Calon Bupati dan Wakil Bupati juga telah ditetapkan.

Dan untuk anggaran perhelatan pesta demokrasi di Tabanan senilai Rp 26.8 Miliar ini masih tersisa sekitar Rp 2 Miliar lebih.

Sehingga, uang sisa tersebut akan dikembalikan KPU ke APBD Pemkab Tabanan. 

"Secara teknis tahapan Pilkada Tabanan 2020 sudah selesai tinggal menunggu pelantikannya saja," kata Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa saat dikonfirmasi, Senin 25 Januari 2021. 

Baca juga: KPU Tabanan Tetapkan Paslon Terpilih Sabtu 23 Januari 2021

Baca juga: KPU Tabanan Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilkada, Jaya-Wira Raih 72,9 Persen

Baca juga: Satu Pegawai Kontrak KPU Tabanan Terkonfirmasi Positif, KPU Lebih Ketatkan Prokes

Weda Subawa melanjutkan, setelah perlehatan ini selesai KPU Tabanan mencatat adanya sisa anggaran yang sebelumnya digelontorkan oleh Pemkab Tabanan.

Dari Total Rp 26.8 Miliar, ada sekitar Rp 2 Miliar lebih anggaran yang tersisa. Selanjutnya akan dikembalikan ke Pemkab Tabanan.

"Anggarannya ada masih tersisa sekitar Rp 2 Miliar lebih. Tentunya nanti dikembalikan ke Pemkab Tabanan," ujarnya. 

Dia menjelaskan, tersisanya anggaran tersebut lantaran ada beberapa kegiatan yang bisa dihemat selama pandemi 2020 lalu.

Artinya, semula anggaran yang akan digunakan tatap muka namun ternyata hanya bisa dilakukan secara daring dengan jumlah terbatas dan sebagainya. 

Selain itu, juga lantaran tak adanya gugatan dalam Pilkada Tabanan 2020.

Praktis, tugas dari penyelenggara seperti PPK dan lainnya hanya sembilan bulan atau sampai Januari saja.

Sehingga gajinya yang Pebruari tidak dibayarkan dan dikembalikan. Gaji penyelenggara setiap bulan itu totalnya Rp 1,3 Miliar. 

"Selain agenda kegiatan yang banyak dilakukan secara daring, honor penyelenggara juga terhitung sampai Januari saja karena tak ada gugatan. Hanya saja kami saat ini masih merinci jumlah anggaran tersebut. Setelah pasti baru akam dikembalikan ke Pemkab Tabanan," tandasnya.

Baca juga: KPU Tabanan Distribusikan Salinan DPT ke PPS, Minta PPS Agar Cek Sebelum Diumumkan

Baca juga: Pembukaan Kampanye Dilaksanakan Seremonial, KPU Tabanan Undi Nomor Urut Paslon

Baca juga: BREAKING NEWS - KPU Tabanan Laksanakan Pengundian Nomor Urut, Jaya-Wira Nomor 1, Panji-Budi Nomor 2

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved