Berita Denpasar
27 Desa di Denpasar Bali Terima Dana Desa Rp 40 Miliar, Pemecutan Kaja Terima Bantuan Terbanyak
Tahun 2021 ini, bantuan dana desa dari pemerintah pusat untuk desa di Denpasar sebesar Rp 40 miliar
Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Tahun 2021 ini, bantuan dana desa dari pemerintah pusat untuk desa di Denpasar sebesar Rp 40 miliar.
Dana desa ini diperuntukan untuk 27 Desa yang ada di Denpasar.
Jumlah ini lebih banyak dibandingkan tahun 2020 lalu sebesar Rp 36 miliar lebih.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Denpasar, IB Alit Wiradana, mengatakan peningkatan dana desa ini dikarenakan ada tambahan untuk penanganan Covid-19.
• Dana Tak Terduga di APBDes Bisa Dimanfaatkan untuk Penanganan Corona, Ini yang Dikatakan Riana Putra
“Selain penanganan Covid-19 juga ada penambahan reward alokasi kinerja yang diperoleh tiga desa karena transparansi pengelolaan anggaran,” kata Alit, Selasa 2 Februari 2021.
Ia mengatakan, total dana desa yang diterima 27 desa di Kota Denpasar tahun 2021 sebesar Rp 40.148.467.000.
Desa yang paling tinggi menerima dana ini yakni Desa Pemecutan Kaja sebesar Rp 2.980.985.000.
Sedangkan yang terendah adalah Desa Dauh Puri Kangin.
Selain itu, ada tiga desa yang mendapatkan reward penambahan anggaran dari alokasi kinerja masing-masing sebesar Rp 228.153.000.
“Ketiganya yakni Desa Dauh Puri Kaja dengan total anggaran yang didapat sebesar Rp 1.880.668.000,
Desa Tegal Kertha sebesar Rp 1. 846.799.000
Dan Desa Peguyangan Kangin dengan total anggaran sebesar Rp 2.090.770.000,” katanya.
Menurut Alit, besar kecil dana desa yang diterima masing-masing desa di Denpasar tergantung dari luasan wilayah.
Selain itu juga berdasarkan angka kemiskinan di desa tersebut.
• Sehari Sebelum Sidang, Tersangka Dugaan Korupsi APBDes Dauh Puri Klod Kembalikan Uang Rp 778 Juta
Jika angka kemiskinan tinggi, maka anggaran akan dinaikan untuk kesejahteraan masyarakat setempat.
“Juga ada pengembangan perekonomian desa dan padat karya (infrastruktur) juga,” paparnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-uang-oke.jpg)