Abrasi di Pantai Kuta Semakin Parah, Air Pasang Saat Purnama Menggerus Lahan
Wayan menjelaskan, abrasi di Pantai Kuta mulai terjadi pada Minggu 31 Januari 2021 malam.
Sebelumnya pada 25 November 2020, Kompas TV juga memberitakan terkait abrasi di Pantai Kuta.
Disebutkan bahwa pantai kuta yang mengalami abrasi sepanjang kurang lebih seratus meter, tepatnya di depan kantor balawista, akhirnya sudah dalam proses penanganan oleh pemkab badung melalui dinas PUPR .
Pada saat itu kemudian juga terlihat tiga mobil pengeruk pasir sedang bekerjaa, meratakan pasir yang ada di sekitar pantai yang abrasi .
Kasi reserfasi PUPR Pemkab Badung yang ada di lokasi perataan psir pantai kuta mengatakan, abrasi yang terjadi di pantai Kuta ini di akibatkan cuaca buruk, sehingga ombak yang kencang menghanyutkan pasir di sepanjang pantai Kuta .
Saat ini pihaknya sedang melakukan perbaikan dengan meratakan pasir yang hanyut sehingga pantai Kuta bisa segera di nikmati oleh wisatawan.
Abrasi pantai kuta ini sebenarnya sudah menjadi isu yang menjadi sorotan di kabupaten Badung, mengingat kondisi abrasi yang semakin hari semkin parah.
Pihak pemkab Badung kedepanya akan melakukan prmeliharaan yang serius terhadap pantai Kuta, karena pantai Kuta menjadi dalah satu wisata unggulan di wilayah kabupaten Badung .
Penganan abrsi pantai di Badung ini sudah di lakukan dan pihak PUPR badung sudah menurunkan tiga alat berat untuk meratakan pasir yang hanyut terkikis ombak.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Abrasi di Pantai Kuta Makin Parah, Sejumlah Pohon Kelapa Tumbang"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pantai-kuta-abrasi.jpg)