Corona di Bali

Kasus Sembuh Positif Covid-19 di Denpasar Bertambah 76 Orang, Positif 48 Orang & 2 Pasien Meninggal

Rabu 3 Februari 2021, penambahan kasus sembuh Covid-19 di Denpasar sebanyak 76 orang.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Dok Denpasar
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid 19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Rabu 3 Februari 2021, penambahan kasus sembuh Covid-19 di Denpasar sebanyak 76 orang.

Kasus positif bertambah 48 orang dan 2 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan data tersebut tentu dapat dilihat bahwa tren penularan beranjak menurun, namun masih terjadi penularan aktif.

Sehingga wajib bagi kita bersama untuk tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan.

Kasus Covid-19 Bertambah, Suarjaya Sebut Kondisi Ketersediaan Tempat Tidur di Bali Memprihatinkan

Terkait kasus meninggal dunia pasien pertama diketahui seorang laki-laki usia 67 tahun dengan status domisili di Kelurahan Renon.

Pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 23 Januari 2021 dan dinyatakan meninggal pada 3 Februari 2021.

Untuk pasien kedua diketahui seorang laki-laki berusia 65 tahun dengan status domisili di Kelurahan Dangin Puri.

Pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 25 Januari 2021 dan dinyatakan meninggal pada 3 Februari 2021.

“Hari ini kasus sembuh Covid-19 bertambah sebanyak 76 orang, kasus positif bertambah 48 orang dan 2 pasien terkonfirmasi dinyatakan meninggal dunia, hingga saat ini kasus Covid-19 masih menunjukan tren meningkat, tren penularan yang masih terjadi ini, walaupun angka kesembuhan terus bertambah, kondisi ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa disadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” katanya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh camat.

“Sesuai arahan bahwa hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved