Berita Bali

Ditangkap Usai Beli Sabu dan Ekstasi di Kuta Bali, Seorang WN Inggris Diadili

 Callum ditangkap di kosnya empat bulan lalu lantaran memiliki sabu seberat 11,84 gram netto dan ekstasi seberat 5,57 gram netto.

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Candra
Callum menjalani sidang dari Lapas Kerobokan. WN Inggris ini diadili terkait tindak pidana narkotik 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Callum James Park (31) dihadapkan untuk menjalani sidang dakwaan yang digelar secara online di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis, 4 Pebruari 2021.

Warga Negara Asing (WNA) asal Inggris itu didakwa terkait tindak pidana narkotik.

 Callum ditangkap di kosnya empat bulan lalu lantaran memiliki sabu seberat 11,84 gram netto dan ekstasi seberat 5,57 gram netto.

Terhadap dakwaan jaksa, Callum yang menjalani sidang dari Lapas Kelas IIA Kerobokan, Badung melalui penasihat hukumnya enggan mengajukan keberatan (eksepsi).

Diupah Jutaan Rupiah Ambil Paket Sabu dari Malaysia di Bali, Rabindra Menerima Diganjar Bui 9 Tahun

 "Terdakwa tidak mengajukan eksepsi, Yang Mulia," terang Aji Silaban selaku penasihat hukum kepada majelis hakim pimpinan Hakim Esthar Oktavi.

Sementara itu, dalam surat dakwaan, Jaksa Anugrah Agung Saputra Faizal memasang dakwaan alternatif terhadap terdakwa kelahiran Beverly UK, 27 November 1988 itu.

Dakwaan kesatu, Callum dinilai melanggar Pasal 114 (2), atau dakwaan kedua Pasal 112 (2), atau dakwaan ketiga, Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik.

Diungkap dalam surat dakwaan, terdakwa yang bekerja teknisi minyak dan gas ini ditangkap petugas kepolisian di kamar kosnya, Jalan Dewi Sri VIII, Legian, Kuta, Badung, Selasa, 1 September 2020 sekitar pukul 22.45 Wita.

Sebelum ditangkap, awalnya terdakwa hendak menikmati malam di Pantai Kuta.

Terdakwa pun berangkat dari kosnya.

Namun sebelum ke Pantai Kuta, terdakwa terlebih dahulu menuju ke Jalan Popies, Kuta bermaksud membeli narkoba.

Setibanya di sana, terdakwa didatangi seorang laki-laki yang tidak dikenal menawarkan narkotik jenis sabu dan ekstasi.

Terdakwa pun membeli sabu sebanyak 14 paket seharga Rp 20 juta dan MDMA atau ekstasi sebanyak 9 butir dengan harga Rp 9 juta

Dari transaksi itu, terdakwa membayar menggunakan mata uang Poundsterling pecahan 50 sejumlah 1.500 Poundsterling. Jika di kurs ke mata uang rupiah menjadi lebih kurang Rp 29 juta.

Ditangkap Saat Nempel Sabu di Denpasar Bali, Priambodo Pasrah Dihukum Bui Delapan Tahun

Usai membeli narkotik itu, terdakwa mengurungkan niatnya ke Pantai Kuta, melainkan pulang ke kosnya.

Setiba di kos, terdakwa mengkonsumsi sabu yang telah dibelinya, sedangkan ekstasi disimpan.

Beberapa hari kemudian terdakwa ditangkap di kosnya sekira pukul 22.45 Wita.

Lalu dilakukan penggeledahan, hasilnya ditemukan 14 plastik klip berisi sabu dengan berat total 11,84 gram netto, 1 plastik klip berisi 15 butir tablet ekstasi seberat 5,57gram.

 Selain itu ditemukan juga 1 alat isap (bong), 2 buah timbangan elektrik, serta beberapa barang bukti terkait lainnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved