Breaking News:

Pembunuhan di Denpasar

UPDATE: Utang Rp 515 Ribu Berakhir Tragis, Pelaku Pembunuhan di Denpasar Sempat Cekcok

Penganiayaan hingga mengakibatkan seorang pedagang meninggal dunia di Warung Jawa Barokah dilakukan oleh sesama pedagang

Tribun Bali/Firizqi Irwan
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan didampingi Kasat Reskrim Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya dan jajaran melaksanakan pers rilis di loby depan Mapolresta Denpasar pada Sabtu 6 Februari 2021 - UPDATE: Utang Rp 515 Ribu Berakhir Tragis, Pelaku Pembunuhan di Denpasar Sempat Cekcok 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Penganiayaan hingga mengakibatkan seorang pedagang meninggal dunia di Warung Jawa Barokah, Sri Widayu (48), ternyata dilakukan oleh sesama pedagang.

Gara-garanya adalah utang piutang Rp 515 ribu, yang menyebabkan korban meninggal mengenaskan.

Pelakunya adalah Basori Arifin alias Ibas (24) yang berasal dari Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur, dan sehari-hari tinggal di Jalan Tukad Balian, Renon, Denpasar, Bali.

Ibas berhasil diringkus tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Bali, Satreskrim Polresta Denpasar, dan Polsek Denpasar Selatan pada Sabtu 6 Februari 2021 pukul 00.30 Wita, di kawasan Kawah Ijen Sumber Weringin, Kecamatan Sukarejo, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim).

UPDATE Pembunuhan di Denpasar: Motif Utang Piutang, Sempat Cekcok Sebelum Korban Tewas Mengenaskan

UPDATE Kasus Pembunuhan Wanita di Sanur Denpasar Bali, Ini Identitas Pelaku

TERKINI: Pelaku Pembunuhan Wanita di Sanur Terkuak, Ditangkap di Bondowoso Jawa Timur

Menurut keterangan Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, setelah melakukan aksinya pelaku kabur dan bersembunyi di wilayah Bondowoso, Jatim.

"Pelaku diringkus di Kawasan Kawah Ijen Sumber Weringin," ujar Jansen di Mapolresta Denpasar, Sabtu kemarin.

Ibas diketahui datang ke TKP bersama istrinya hendak meminta uang kepada korban Sri Widayu yang tinggal dan berjualan di Warung Jawa Barokah Jalan By Pass Ngurah Rai, Nomor 438, Sanur, Denpasar.

Pelaku dan istri mendatangi korban pada Selasa 2 Februari 2021 sekitar pukul 20.30 Wita menggunakan sepeda motor Vario warna merah berplat DK 5485 ABW.

Korban yang sehari-hari berjualan keripik pisang ini, ditagih uang oleh pelaku bersama istri setelah sebelumnya korban berjanji hendak mengembalikan utangnya senilai Rp 515 ribu.

"Jadi pelaku ini datang untuk meminta uang hasil belanja kebutuhan korban untuk berjualan. Pelaku datang untuk meminta uang sebesar Rp 515.000 kepada korban yang sebelumnya telah berjanji untuk mengembalikan," ungkap Jansen.

Halaman
123
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved