Iran
Presiden Joe Biden Akan Cabut Sanksi Ekonomi Jika Iran Menempuh Langkah Ini
Presiden Biden mengatakan AS akan bergabung kembali dengan perjanjian nuklir bersama Iran yang sebelumnya ditarik mantan Presiden Donald Trump.
TRIBUN-BALI.COM, WASHINGTON DC - Presiden Joe Biden akan mencabut sanksi ekonomi terhadap Iran jika negara itu menempuh langkah ini terkait program nuklir.
Menurut Presiden Joe Biden, Amerika Serikat ( AS) akan mencabut sanksi ekonomi jika Teheran lebih dulu memotong biaya pengayaan uranium kembali ke tingkat yang disepakati pada pakta nuklir 2015.
Pakta nuklir 2015 itu ditetapkan dengan tujuan menahan perkembangan senjata nuklir di dunia.
Demikian laporan Voice of America, Minggu 7 Februari 2021.
• Menlu AS Baru Pilihan Joe Biden Sebut Iran Bisa Menjadi Kekuatan Nuklir Dalam Beberapa Bulan
• Pemerintahan Joe Biden dan Vladimir Putin Kompak Sepakati Pembatasan Senjata Nuklir
• Iran Menolak Ajakan Pemerintahan Joe Biden untuk Patuhi Perjanjian Nuklir
Presiden Biden mengatakan dia ingin AS bergabung kembali dengan perjanjian nuklir bersama Iran yang sebelumnya ditarik mantan Presiden Donald Trump.
Namun, ketika ditanya langsung dalam wawancara CBS News yang ditayangkan pada Minggu 7 Februari 2021, apakah AS akan mencabut sanksi terlebih dahulu untuk membuat Iran kembali ke negosiasi, Biden tegas menjawab, "Tidak."
Dia mengangguk tanda setuju kepada penyiar CBS Norah O’Donnell bahwa Teheran harus berhenti memperkaya uranium pada tingkat yang lebih tinggi daripada yang diizinkan berdasarkan perjanjian tahun 2015.
Pakta nuklir tersebut memungkinkan Iran untuk memperkaya uranium pada tingkat konsentrasi 3,67 persen.
Akan tetapi sejak pertengahan 2019, pengayaannya meningkat 4,5 persen, dan kemudian bulan lalu menjadi 20 persen. Sesuatu yang mencemaskan dunia.
Para pakar mengatakan, Iran sekarang memiliki cukup persediaan uranium dengan pengayaan rendah untuk setidaknya dua senjata nuklir.
Para pejabat Iran, yang telah lama skeptis terhadap pemerintah Barat, telah lama menyatakan program nuklir di negara itu untuk tujuan damai.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan kepada TV pemerintah, jika Amerika Serikat ingin Iran kembali pada komitmennya, AS harus mencabut semua sanksi terhadap Iran.
Iran, menurut pemimpin itu, juga akan melakukan verifikasi untuk memeriksa apakah sanksi-sanksi tersebut sudah dicabut secara benar.
"Maka kami akan kembali kepada komitmen kami," ujar Khamenei.
Pernyataan Ali Khamenei yang disiarkan televisi adalah yang pertama sejak pelantikan Biden pada 20 Januari 2021.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/joe-biden.jpg)