Menparekraf Sandiaga Uno

Sandiaga Uno: Deposit Rp 2 Miliar, Turis Asing Dapat Visa Tinggal Hingga 5 Tahun, Bali Diproritaskan

Turis asing akan semakin lama berwisata di Indonesia dan menghabiskan uang lebih banyak di Indonesia.

Editor: Sunarko
Biro Humas Kemenparekraf
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengajak para pengusaha dan kalangan profesional bekerja dari Bali 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf) Sandiaga Uno berencana memberlakukan visa jangka panjang atau visa long term stay.

Masa berlaku visa jangka panjang mencapai 5 tahun.

Hal itu kini tengah dibahas Sandi bersamaan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Jadi Pembicara di Bloomberg, Sandiaga Uno Bahas Pariwisata Bali dan Rancang Paket Work From Bali

Tanggapi Hotel Pailit di Bali, Menparekraf Sandiaga: Saya Tidak Ingin Sektor Ini Rusak Permanen

Dengan masa berlaku visa yang lama, turis asing akan semakin lama berwisata di Indonesia dan menghabiskan uang lebih banyak di Indonesia.

"Saat ini terdapat potensi 1 miliar warga dunia yang berusia 60 tahun ke atas dengan pendapatan lebih dari 15 triliun dolar AS, " kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya pada Senin 8 Februari 2021.

Sandiaga Uno Bertemu Wishnutama & Ngopi Bareng, Netizen: Jarang Mantan Menteri Diskusi Sama Menteri

Sandiaga Uno Dorong Pengembangan Parekraf Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal di Ubud

Nantinya, aturan visa jangka panjang dibuat mengikuti tren kunjungan wisatawan mancanegara ( wisman).

Yaitu pebisnis dan wisman yang masuk ke Indonesia dalam waktu 3-4 bulan per tahun, saat musim dingin di negara asalnya.

Kebijakan ini juga mengantisipasi adanya kasus wisman yang bekerja menggunakan visa turis, maupun para pekerja asing yang ingin melakukan kegiatan digital nomad.

Mereka adalah orang-orang yang ingin bekerja dari mana saja tanpa terikat lokasi.

3 Hari Terakhir Berkantor di Bali, Menparekraf Sandiaga: Wah Luar Biasa

Sandiaga Rela Anggaran Kemenparekraf Dipotong Untuk Program Vaksinasi, Tapi Bali Jadi Prioritas

Untuk mendapatkan visa jangka panjang ini ada sejumlah syarat.

"Konsepnya visa long term stay second home untuk visa 5 tahun mereka mendepositkan uang mereka Rp 2 miliar. Kalau keluarga Rp 2,5 miliar,” kata Sandi.

“Mereka boleh berinvestasi di sini, visa mereka diperbaharui setiap 5 tahun," imbuh dia.

Rekomendasi 6 Penginapan di Tengah Sawah Tegalalang Gianyar Bali

20 Destinasi Wisata di Ubud Bali dan Sekitarnya, Monkey Forest Hingga Arung Jeram Sungai Ayung

Menurut Sandi, obyek wisata yang akan dibuka aksesnya bagi wisawatan mancanegara adalah Bali, Batam Bintan, maupun beberapa destinasi lainnya yang sesuai dengan bingkai Asean Travel Coridor.

Saat ini,  warga negara asing masih dilarang masuk ke Indonesia untuk mencegah penularan virus Covid-19.

Halaman
12
  • Berita Terkait :#Menparekraf Sandiaga Uno
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved