Abu Vulkanik Gunung Raung Menyebar Hingga Karangasem Bali, Ini Sejumlah Wilayah yang Terdampak  

Abu vulkanik Gunung Raung menyebar hingga Karangasem, Bali, ini wilayah terdampak

Editor: Irma Budiarti
PVMBG dari Kompas.com
Status Gunung Raung yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso ini naik satu level dari normal (level I) menjadi waspada (level II). Abu vulkanik Gunung Raung menyebar hingga Karangasem, Bali, ini wilayah terdampak. 

TRIBUN-BALI.COM - Abu vulkanik Gunung Raung menyebar hingga Karangasem, Bali.

Semburan abu vulkanik Gunung Raung, terlihat menempel di sejumlah dedauan serta kendaraan warga di Karangaasem, Bali.

Warga baru menyadari adanya abu vulkanik pada pagi saat hendak berangkat kerja.

Hingga kini belum ada keluhan kesehatan yang dirasakan warga akibat abu vulkanik Gunung Raung.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Karangasem menjelaskan ada beberapa wilayah desa yang terdampak abu vulkanik.

AirNav Siapkan Rute Penerbangan Alternatif untuk Menghindari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Raung

Seperti di Kecamatan Rendang, Selat, Bebandem, hingga ke Kota Karangasem.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, petugas BPBD Karangasem terus memantau sejumlah wilayah.

Untuk memastikan apakah ada dampak parah yang ditimbulkan abu vulkanik Gunung Raung.

"Ada desa yang terdampak, yaitu di wilayah Kecamatan Rendang.

Kemudian di wilayah kecamatan kota terdampak hujan abu.

Hujan abu ini saya tegaskan, bukan dari adanya akibat erupsi Gunung Agung, tetapi erupsi Gunung Raung yang ada di wilayah Jawa Timur.

Kenapa abu sampai wilayah Karangasem?

Itu karena sesuai arah angin dan ketinggian embusan akibat letusan tersebut," jelas Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa.

Hujan Akan Bersihkan Abu Vulkanik Gunung Raung

Meskipun sempat mengkhawatirkan akan mengganggu aktivitas penerbangan, abu vulkanik Gunung Raung diprediksi akan bersih akibat hujan dan pergerakan angin.

4 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali Ini Cancel Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Raung

Hal ini disampaikan oleh Tim Analisis Kebencanaan Lingkungan dari Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (PSTA- LAPAN) dalam keterangan resminya.

"Curah hujan yang diprediksi terjadi di daerah Gunung Raung hingga ke timur sekitar Banyuwangi akan mampu membersihkan abu vulkanik dari atmosfer," tulis Tim Analisis Kebencanaan Lingkungan LAPAN.

Perlu diketahui, Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Geologi (PVMBG), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) pada 21 Januari 2021 telah menaikkan tingkat aktivitas Gunung Raung, Jawa Timur dari Level 1 (Normal) ke Level II (Waspada).

Dalam pemantauan visual saat itu, dilaporkan gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut.

Embusan gas dari kawah puncak teramati dua kali yaitu pada tanggal 1 dan 20 Januari 2021, berwarna putih dengan intensitas sedang tinggi sekitar 100-200 meter dari puncak.

Ternyata, semburan gas dari kawah tersebut berlanjut pada semburan abu vulkanik yang dirasakan oleh aktivitas penerbangan di Bandara Banyuwangi, Minggu 7 Februari 2021.

Di mana Airnav Indonesia, saat itu menerbitkan notice to airmen (notam) per pukul 08.50 sampai 14.50 WIB.

Sehingga Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) KC Bandara Banyuwangi Cin Asmoro menyampaikan ada tiga pesawat komersial batal beroperasi.

Di antaranya adalah Garuda Indonesia dan Batik Air rute Banyuwangi (BWX) tujuan Jakarta (CGK).

Juga Citilink dari Denpasar menuju Banyuwangi, yang lanjut ke Surabaya, harus ditutup sementara karena khawatir terdampak abu vulkanik.

Sirene Meraung-raung di Lereng Merapi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas dan Abu Vulkanik

Pantauan Prediksi Curah Hujan dan Angin

Tim Analisis Kebencanaan Lingkungan LAPAN mengatakan berdasarkan pantauan aplikasi sadewa.sains. lapan.go.id.

Daerah sekitar Gunung Raung masih akan diguyur hujan pada tanggal 8 hingga 10 Februari 2021.

Hujan juga diprakirakan akan mulai turun sejak pukul 10.00 WIB sampai tengah malam dengan curah hujan berkisar 7-10 mm.

Ternyata tidak hanya curah hujan yang akan membantu membersihkan abu vulkanik dari Gunung Raung tersebut, tapi juga kondisi pergerakan angin akan ikut berpengaruh.

Berikut ini hasil analisi tim LAPAN terkait prediksi curah hujan dan angin.

Pergerakan angin diketinggian 850 mb atau sekitar 1 kilometer dengan sumber yang sama terjadi pada 8-9 Februari 2021.

Angin mengarah dari arah barat laut menuju ke arah tenggara dengan kecepatan berkisar antara 3-9 meter per detik.

Pergerakan angin itu juga didominasi dengan pola angin background atau monsun Asia.

Sehingga jika abu vulkanik kembali bersih, ini akan membantu aktivitas penerbangan kembali berjalan normal.

Gunung Raung Kembali Bergemuruh, BPDB: Bukan Penyebab Suara Dentuman Misterius di Malang

"Analisis dan interpretasi digunakan untuk mengetahui potensi bahaya abu vulkanik letusan gunung.

Juga mengantisipasi dampak bagi masyarakat dan dunia penerbangan," jelas tim analisis.

Kendati membantu aktivitas penerbangan bisa kembali berjalan normal, masyarakat tetap diminta untuk tetap waspada.

Karena diperkirakan abu vulkanik dari Gunung Raung justru bergerak ke arah Banyuwani dan Selat Bali.

(Kompas TV, Kompas.com/Ellyvon Pranita)

Artikel ini telah tayang di Kompas TV dengan judul Abu Vulkanik Gunung Raung Hujani Karangasem dan Kompas.com dengan judul Kompas.com dengan judul LAPAN: Curah Hujan Bersihkan Abu Vulkanik Gunung Raung, Penerbangan Bisa Kembali Normal

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved