Breaking News:

Berita Klungkung

Mahasabha Pertama di Klungkung, I Ketut Suadnyana Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua

Mahasabha Pertama di Klungkung, Ketut Suadnyana Terpilih Aklamasi Ketua Pesemetonan Sira Arya Gajah Para Bratara Sira Arya Getas

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Mahasabha pertama, Sira Arya Gajah Para Bratara Sira Arya Getas akhirnya digelar di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Klungkung Jumat 12 Februari 2021 . - Mahasabha Pertama di Klungkung, I Ketut Suadnyana Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Setelah sempat ditunda hampir satu tahun, lantaran pandemi Covid-19, akhirnya Mahasabha pertama, Sira Arya Gajah Para Bratara Sira Arya Getas akhirnya digelar, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Klungkung, Bali, Jumat 12 Februari 2021.

Ketua Panitia acara tersebut, I Ketut Suadnyana pun terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pasemetonan Sire Arya Gajah Para Bratara Sira Arya Getas

Mahasabha dibuka Gubernur Bali, I Wayan Koster dan dihadiri Sekda Pemkab Klungkung, I Gede Putu Winastra mewakili Bupati Klungkung, Raja Puri Agung Klungkung, Ida Dalem Semaraputra, panglingsir serta semeton warga Sira Arya Gajah Para Bratara Sira Arya Getas.

Ketua Panitia I Ketut Suadnyana, S mengatakan pelaksanaan Mahasabha ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan pratisentana Sira Arya Gajah Para Bratara Sira Arya Getas di seluruh Indonesia.

Baca juga: Mahasabha Sira Arya Gajah Para Bratara Sira Arya Getas Digelar di Klungkung Bali

Baca juga: Diskominfo Klungkung Pasang CCTV di 9 Objek Wisata, 6 di Antaranya Dipasang di Nusa Penida

Baca juga: Pelebon Tokoh Puri Klungkung Dijaga Ketat Kepolisian, Tak Ada Bade Tumpang 11

Kemudian membentuk kepengurusan Pusat.

“Hingga saat ini pengurus dari sudah ada pengurus pura kawitan, Pura Dadia sebanyak 158 dadia yang tersebar di Bali, Lombok, Kalimantan dan Sumatera,” kata Suadnyana yang juga Kadis Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung.

Untuk peserta dilakukan dengan dua cara, pertama datang langsung ke lokasi dengan jumlah terbatas sebanyak 100 orang, dan melalui video daring dari berbagai daerah di Indonesia.

“Dalam pelaksanaan Mahasabha ini sudah diberlakukan protokol kesehatan secara ketat, dengan menyiapkan sarana cuci tangan, dan alat ukur suhu tubuh dan terpenting semua panitia dan peserta Mahasabha yang hadir sudah mengantongi surat rapid tes antigen dengan keterangan non reaktif,” terang Mangan Kabag Humas Pemkab Klungkung tersebut.

Tahapan mahasabha ini, setelah pembukaan antara lain, 4 sidang pleno, 2 sidang komisi dan 1 sidang pormatur.

Tahapan ini untuk menyusun program pasemetonan ke depan, terbentuknya kepengurusan yang baru, yang mampu membawa warga di dalam pasemetonan ini berkontribusi membangun Bali.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved