Berita Bangli
Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Bangli Belum Ada Kejelasan
Pelantikan Bupati Bangli terpilih hingga kini belum ada kepastian waktu dari Kementerian Dalam Negeri (Mendagri).
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pelantikan Bupati Bangli terpilih hingga kini belum ada kepastian waktu dari Kementerian Dalam Negeri (Mendagri).
Usut punya usut, belum jelasnya waktu pelantikan disinyalir karena ada sejumlah daerah yang masih bersengketa.
Kepala Bidang Tata Pemerintahan Setda Bangli, AA Bintang Sutari, Senin15 Februari 2021 mengatakan hingga siang ini pihaknya masih diminta menunggu kabar dari Biro Pemerintahan Provinsi Bali.
Sebab dari Kementerian Dalam Negeri belum ada kepastian waktu pelantikan.
Baca juga: Kerusakan Lahan Akibat Bencana di Bangli Mencapai Belasan Hektare dan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
Baca juga: Terkendala Biaya Operasional, PKP Bangli Bali Hanya Lakukan 20 Persen Vaksinasi Rabies Tahun 2021
Baca juga: Dalam Dua Hari, Jumlah Terkonfirmasi Positif di Bangli Meningkat Sebanyak 42 Kasus
"Rencana berdasarkan rapat koordinasi Rabu lalu, besok (Selasa 16 Februari) gladi, tapi masih juga disuruh nunggu dari Biro Pem. Nanti akan disurati sampai siang ini. Begitu infonya. Ini saya juga masih menunggu," ujarnya.
Pihaknya mengungkapkan sejatinya sejak rapat koordinasi rabu lalu, memang belum ada kepastian waktu pelaksanaan pelantikan dari Mendagri.
Kendati demikian, sudah ada surat edaran, yang mana pihak pemprov diminta tetap menyiapkan pelantikan pada tanggal 17 Februari.
"Nanti seandainya tanggal 17 itu diundur, berarti disiapkan Plh (pelaksana harian) Bupati. Dalam hal ini ditunjuklah pak Sekda."
"Kemudian pada rapat itu juga, ditentukan besok (Selasa) Gladi. Tapi, sampai siang ini belum ada konfirmasi. Kita juga masih menunggu apakah jadi atau tidak besok dilaksanakan gladi," katanya.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi tersebut, imbuh Bintang, diketahui pula apa yang menjadi penyebab belum adanya kepastian waktu pelantikan.
Hal ini lantaran karena menunggu penyelesaian sengketa dari Mahkamah Konstitusi (MK).
"Dari daerah-daerah yang melaksanakan pilkada, ada sekian yang daerah yang masih bersengketa dan menunggu penyelesaian dari MK. Dalam hal ini, kita juga belum tau apakah dari Kementerian maunya serentak atau bagaimana, kita masih menunggu konfirmasi dari Biro Pemerintahan Provinsi," ucapnya.
Sesuai rencana, acara pelantikan dilaksanakan di Kantor Gubernur Bali. Peserta yang hadir di antaranya Bupati dan Wakil Bupati terpilih beserta istri, Ketua DPRD, dan Sekda Bangli.
Sementara bupati sebelumnya tidak diundang.
Disinggung mengenai acara serah terima jabatan (Sertijab), mantan Camat Susut itu mengatakan sesuai SE Mendagri paling lambat dilakukan 14 hari setelah pelantikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bupati-bangli-terpilih-sang-nyoman-sedana-arta-dan-wakil-bupati-bangli-terpilih-i-wayan-diar.jpg)