Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Umat Katolik di Bali, Simak Jadwal dan Panduan Misa Rabu Abu Besok

Rangkaian Masa Pra Paskah Umat Katolik dimulai Rabu 17 Februari 2021 esok yang ditandai dengan Rabu Abu. 

Tayang:
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Rangkaian Masa Pra Paskah Umat Katolik dimulai Rabu 17 Februari 2021 esok yang ditandai dengan Rabu Abu.  

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rangkaian Masa Pra Paskah Umat Katolik dimulai Rabu 17 Februari 2021 esok yang ditandai dengan Rabu Abu. 

Menyikapi perkembangan kasus Covid-19 di Bali dan Indonesia, Keuskupan Denpasar mengeluarkan imbauan kepada umat yang datang ke gereja.

Baca juga: Hari Raya Paskah, Belajarlah dari Kisah Hidup Maria Magdalena

Baca juga: Menyentuh hingga Kocak, Inilah 3 Puisi tentang Paskah Karya Penyair Legendaris Indonesia

Ketua II Bidang Aksi Kemasyarakatan Dewan Pastoral Paroki (DPP) Gereja Katolik Katedral Denpasar, Vitalis Alexander menjelaskan, protokol kesehatan ketat diberlakukan salah satunya dengan pembatasan umat.

"Misa Pra Paskah Rabu Abu tetap sesuai protokol kesehatan, kuota maksimum Gereja Katedral 500 orang dan Gereja Immanuel 200 orang," kata Alex kepada Tribun Bali, Selasa 16 Februari 2021.

Bagi umat yang hadir di gereja wajib mengikuti aturan Protokol Kesehatan dari Satgas Paroki dan diimbau untuk datang lebih awal.

Baca juga: Petugas Amankan Peribadatan di Gereja GPIB Ekllesia, Jemaat Dibatasi, hingga 10 Orang Diminta Pulang

"Tidak ada jadwal pembagian tiap lingkungan, umat bebas memilih Misa yg di jam berapa sesuai Kuota," jelasnya.

Alex menyampaikan Jadwal Misa Rabu Abu, 17 Februari 2021 di Gereja Katedral Denpasar digelar 4 kali dan 1 kali live streaming serta di Gereja Immanuel sebanyak 2 kali misa.

"Katedral pukul 06.30 Wita ; 09.30 Wita ; 15.00 Wita dan 18.00 wita, khusus Misa 18.00 wita ada Live Streaming. Lalu gereja Imanuel pukul 06.00 Wita dan 17.30 wita," jelasnya.

Untuk diketahui,  Rabu Abu adalah awal masa pertobatan selama 40 hari menjelang Paskah Hari Kebangkitan Yesus Kristus.

Baca juga: Gereja Katedral Denpasar Menggelar Misa Hari Raya Paskah Online Sore Ini

Pada Misa Rabu Abu umat diberikan tanda salib di dahi menggunakan abu yang telah diperciki air suci sebagai tanda pertobatan tersebut.

Selama masa pra paskah umat menjalani puasa dan pantang.

Puasa dalam Katolik adalah makan kenyang hanya satu kali dalam sehari sedangkan pantang adalah dengan menghindari hal yang disenangi misal makan daging, merokok, ngopi, nonton film dan sebagainya. 

Puasa diwajibkan untuk usia dewasa 18 tahun hingga 60 tahun dan pantang wajib bagi umat Katolik di atas 14 tahun.

Puasa wajib dilakukan pada Hari Rabu Abu dan Jumat Agung hari peringatan saat Yesus disalibkan dan wafat, sedangkan pantang bagi umat Katolik wajib dilakukan setiap hari Jumat selama masa Pra Paskah.

Pantang dan puasa bagi umat Katolik sebagai tanda pertobatan, silih atas dosa, turut ambil bagian dalam sengsara Yesus dan berdoa bagi perdamaian dunia, pada masa Pra Paskah umat juga dapat menyisihkan uang yang biasa dipakai untuk jajan agar disedekahkan. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved