Breaking News:

Kapolres Badung Akan Tindak Tegas Jika Ada Aksi Massa Terkait Masalah Pilkel di Desa Angantaka

Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Roby Septiadi, SIK meminta agar permasalahan pilkel di desa Angantaka cepat selesai.

Istimewa
Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, SIK saat menerima perwakilan masyarakat Desa Angantaka bersama Adi Arnawa di puspem Badung Jumat, 19 Februari 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Roby Septiadi, SIK meminta agar permasalahan pilkel di desa Angantaka cepat selesai.

Bahkan dirinya meminta kepada masyarakat agar tidak melaksanakan kegiatan kerumunan massa.

Bahkan pihaknya menegaskan jika sampai ada kerumunan massa yang melanggar protokol kesehatan, maka akan dilakukan penindakan tegas dan terukur.

Hal itu ditegaskan kapolres Badung saat dikonfirmasi Jumat 19 Februari 2021.

Baca juga: Kunker ke Bali, Panglima TNI : Saya Harapkan Masyarakat Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan

"Saya akan melakukan tindakan tegas, jika ada yang melanggar prokes," ujarnya.

Pihaknya mengaku sudah  menyampaikan kepada perwakilan masyarakat Desa Angantaka agar tetap menjaga kondusifitas selama proses hukum  berlangsung.

Hal itu pun sudah ditegaskannya saat menerima perwakilan masyarakat.

"Itu sudah kita tegaskan tadi bersama Bapak Sekda Adi Arnawa," bebernya.

Menurutnya Pilkel serentak tahun ini sesungguhnya tidak ada masalah, jika sama-sama menyadari dan sama-sama menerima kelebihan dan kekurangan dari masing-masing pihak.

Baca juga: Masih Bandel, 18 Orang Melanggar Protokol Kesehatan Terjaring Razia di Sesetan Denpasar Bali

Pasalnya Pilkel ini dilakukan oleh warga Desa masing-masing, tidak ada pendatang yang ikut di dalamnya.

Dirinya pun menghimbau semua pihak untuk sabar menunggu hasil yang akan di putuskan oleh pemerintah. Pasalnya saat ini masalah tersebut masih tetap bergulir.

"Tahapan-tahapan sudah disediakan dan diberikan oleh pemerintah, tinggal dilaksanakan," katanya.

Lebih tegas dirinya mengatakan  untuk tidak melakukan aksi masa terkait masalah Pilkel yang ada di Desa Angantaka ini.

Baca juga: Menggunakan Voice Presiden Jokowi, Polsek Pupuan Keliling Imbau Warga Disiplin Protokol Kesehatan

Jika terjadi aksi masa apalagi melanggar Prokes, pihaknya akan bertindak tegas.

"Tidak ada undang-undang yang sejajar apalagi lebih tinggi dari keselamatan rakyat, Jadi  kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur jika terbukti melanggar," tungkasnya. (*) 

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: M. Firdian Sani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved