Breaking News:

Corona di Bali

Ketersediaan Reagen PCR dan Antigen di Bali Mulai Menipis

Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M., menyampaikan bahwa persediaan reagen untuk tes PCR sudah hampir habis karena kebutuhannya meningkat

Istimewa
Satgas Penanggulangan Covid-19 melalukan rapid test antigen terhadap ratusan warga yang akan melaksanakan upacara Mendak Nuntun di Dusun Tengah, Desa Gunaksa, Rabu 27 Januari 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M., menyampaikan bahwa persediaan reagen untuk tes PCR sudah hampir habis karena kebutuhannya meningkat untuk tracing dan testing.

Begitu pula pada rapid antigen sebagai persyaratan utama dalam pelaksanaan kegiatan yang mengundang orang secara terbatas. 

Persediaan itulah yang diharapkan oleh Gubernur guna mendukung Penanganan Covid-19 di Bali.

Hal itu disampaikan kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves RI) Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A., dalam Rapat Koordinasi melalui video conference, Kamis 18 Februari 2021.

Baca juga: Sidak Prokes di Kelurahan Dauh Puri Denpasar Bali, 16 Pelanggar Dirapid Antigen, Ini Hasilnya

Baca juga: Kemenkes Sebut GeNose Digunakan Hanya untuk Skrining, Berbeda dengan Metode Rapid Test Antigen

Baca juga: Razia Mendadak, Pengunjung Kafe Remang di Jembrana Dites Rapid Antigen, Semua Negatif

"Kalau dukungan dari Pangdam dan Kapolda, itu sudah sangat baik. Kami sudah bersinergi secara luar biasa apalagi terhadap Pangdam dan Kapolda yang baru ini, jadi betul-betul sangat kooperatif dan ofensif di lapangan," ujar Gubernur. 

"Hanya memang kami belum bisa memahami, sudah kencang begini tapi masih ada saja kasus-kasus positif di sini, mungkin juga vaksinasi yang barangkali perlu untuk ditingkatkan."

"Yang sangat kami harapkan adalah percepatan untuk menyelamatkan para pelaku usaha pariwisata dan pendukung pariwisata," ungkap Wayan Koster.

Baca juga: 10 Orang di Pasar Kidul Bangli Bali Diambil Sample Antigen 

Baca juga: Sambangi Bali, Kapolri Listyo Sigit Ajak Masyarakat Manfaatkan Posko Rapid Test Antigen

Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menyinggung terkait upacara adat di Bali, ia menyampaikan, bahwa dalam hal ini anggota TNI yang ada di lapangan diikutsertakan dalam kepanitiaan upacara adat tersebut sekaligus hadir untuk mengawasi protokol kesehatan yang diterapkan. 

"Jika saat itu tersedia antigen, maka akan kami tes semua saat sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai, namun pada kenyataannya ketersediaannya sangatlah terbatas sehingga harus benar-benar selektif dalam penggunaannya," kata dia. 

Halaman
1234
Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved