Breaking News:

Berita Denpasar

Spirit Gotong Royong Ditonjolkan Sesetan, Wilayah Terpadat di Denpasar Dalam Tanggulangi Covid-19

Sinergitas antara jajaran Pemerintah, TNI, Polri Kelurahan dan Desa Adat begitu tampak untuk menekan laju pertumbuhan angka kasus Covid-19 di Bali.

Penrem 163/Wira Satya
Danrem 163/ Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., bersama Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Bali, Made Rentin, mengunjungi Posko Terpadu Desa Tangguh di Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali. - Spirit Gotong Royong Ditonjolkan Sesetan, Wilayah Terpadat di Denpasar Dalam Tanggulangi Covid-19 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sinergitas antara jajaran Pemerintah, TNI, Polri Kelurahan dan Desa Adat begitu tampak untuk menekan laju pertumbuhan angka kasus Covid-19 di Bali.

Seperti terlihat dalam aktivitas di Posko Terpadu Desa Tangguh di Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali.

Danrem 163/ Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., bersama Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Bali, Made Rentin, mengunjungi langsung posko tersebut pada Kamis 18 Februari 2021.

Mereka membagikan semangat kepada anggota Satgas Covid-19 Kelurahan Sesetan seraya membagikan masker dan alat tes rapid antigen.

Baca juga: Keluarga Dapat Santunan Rp 15 Juta, Dinas Sosial Bali Kumpulkan Data Ahli Waris Pasien Covid-19

Baca juga: Masyarakat Bali Makin Gemar Olahraga, Tingkatkan Imunitas Tubuh di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: Update Covid-19 di Denpasar 18 Februari: 131 Orang Positif, 151 Pasien Sembuh & 2 Meninggal Dunia

"Di Sesetan sudah memenuhi kriteria pusat selama penerapan PPKM Mikro dan Posko Terpadu. Kita harapkan bisa jalan dengan baik dan mampu menekan terjadinya tambahan kasus positif," terang Danrem kepada Tribun Bali.

Selain Kota Denpasar, Danrem menyebut pendisiplinan PPKM Mikro dan Posko Terpadu juga perlu dilakukan di Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar dan Bangli.

"Itu karena tambahan kasus baru per hari di lima daerah tersebut cukup tinggi," sebutnya.

Ia menjelaskan, upaya tersebut tidak lepas dari tujuan utama yakni memperbaiki perekonomian Bali yang melesu akibat pandemi Covid-19 serta menyelamatkan masyarakat Bali dari penularan virus tersebut.

Danrem berpesan kepada masyarakat agar tidak jenuh meningkatkan kedisplinan prokes dalam berbagai aktivitas.

Lurah Sesetan, Ketut Sri Karyawati menyebutkan, sebagai wilayah dengan jumlah penduduk paling banyak di Denpasar yakni 27.733 jiwa, pihaknya berupaya lebih efektif dalam menekan penularan Covid-19 di Sesetan, Denpasar, Bali.

Selama ini pihaknya berupaya menjaga komunikasi antar unsur Satgas di Keluharan Sesetan.

Mulai dari Kelian Adat dan Kepala Lingkungan hingga jenjang Kecamatan.

"Kami berupaya mengedepankan spirit gotong royong. Syukurlah saat ini penularan Covid-19 di Sesetan terbilang terkendali," terangnya.

Ia memaparkan per Kamis 18 Februari 2021 kasus positif di Kelurahan Sesetan bertambah 8 orang, sedangkan warga yang masih menjalani perawatan 38 jiwa.

"Saat ini kasus positif disumbang 14 lingkungan di Keluharan Sesetan," pungkasnya. (*).

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved