Berita Jembrana
Hujan Deras Beberapa Jam, Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk Terendam Banjir
Hujan deras melanda Jembrana dalam beberapa jam terakhir kemarin. Diperkirakan hujan mulai turun antara pukul 15.00 Wita hingga pukul 15.30 Wita.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Hujan deras melanda Jembrana dalam beberapa jam terakhir kemarin, Jumat 19 Februari 2021.
Diperkirakan hujan mulai turun antara pukul 15.00 Wita hingga pukul 15.30 Wita.
Akibat hujan deras, Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk terendam banjir.
Banjir ini terjadi tepat di Jalan Nasional di kawasan Yehembang.
Akibat banjir kendaraan tidak dapat berjalan dengan maksimal atau cepat.
Baca juga: BREAKING NEWS - Hujan Angin, Pohon Kelapa Tumbang Menimpa Rumah Warga di Selumbung Karangasem Bali
Baca juga: Musim Hujan Rusak Saluran Irigasi, 500 Hektare Sawah di Gianyar Bali Terancam Tak Bisa Tanam Padi
Baca juga: Hujan Deras, 37 Pemukiman Warga di Jembrana Tergenang Banjir
Pengendara diimbau berhati-hati. Sebab, banjir kurang lebih sekitar 30 centimeter merendam jalanan.
Salah seorang warga, Tu Oding, mengaku, bahwa ia berkendara tidak dapat cepat.
Sebab, arus lalu lintas terhambat genangan air banjir. Ia pun pelan-pelan melajukan gasnya, dengan menjaga jarak kendaraan di depannya.
“Ya pelan-pelan mas karena selain tidak bisa cepat karena banjir. Juga memang agak padat karena kendaraan di depan juga berjalan lambat,” ucapnya Jumat 19 Februari 2021.
Baca juga: Banjir Buat Akses Jalan di Sekarkejula Jembrana Terputus, Senderan Sungai Disender Batu Bronjong
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Dewa Ariana menyatakan, bahwa atas banjir ini pihaknya menerjunkan anggota ke lapangan.
Sebab, jalan terendam dan perlu diatur supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
Banjir di jalanan juga sampai masuk ke pelantaran rumah warga.
Beberapa titik lokasi banjir itu di sepanjang jalan Denpasar Gilimanuk, mulai dari Yehembang dan beberapa daerah lainnya.
“Ya ini kami lakukan pengaturan lalu lintas,” bebernya.
Selain itu, Plt Kepala BPBD Jembrana IGN Dharma Putra menuturkan, selain banjir juga terjadi pohon tumbang sehingga membuat arus lalu lintas tersendat.
Pihaknya kemudian melakukan pemotongan pohon untuk membuat arus lalu lintas lancar kembali.
Pihaknya dengan Satlantas Jembrana bersinergi melakukan pengaturan lalu lintas dan juga pemotongan pohon.
“Yang tumbang dahannya berukuran panjang enam meter dan diameter 60 centimeter di kawasan Tembles Desa Penyaringan,” ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/banjir-di-jalan-nasional-denpasar-gilimanuk-jumat-19-februari-2021.jpg)