Breaking News:

Kapolri Pastikan Tak Beri Toleransi Kompol Yuni Purwanti : Ini Tindakan Mencoreng Institusi Pori

Jangan sampai citra kepolisian kembali negatif di tengah masyarakat dan membuat institusi polri tidak lagi dipercaya

tribun jabar
Mantan Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi 

TRIBUN-BALI.COM, YOGYAKARTA - Kasus dugaan narkoba yang melibatkan nama mantan Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi menjadi sorotan. 

Kapolri pun merespons adanya anggota polisi yang diduga mencoreng nama baik institusinya. 

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo akhirnya angkat suara atas ulah mantan Kapolsek Astana Anyar, Polrestabes Bandung, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi yang ditangkap Propam Polda Jabar, karena diduga mengkonsumsi sabu barsama 11 anggotanya.

Menurut Kapolri, bagi anggota korps Bhayangkara, yang melakukan pelanggaran, tidak pernah ada toleransi.

Baca juga: Ini Video Kompol Yuni Saat Menggerebek TKP Kasus Narkoba di 86 Net TV, 5 Tahun Kemudian Ia Ditangkap

"Kalau terkait dengan anggota yang melakukan pelanggaran. Saya kira jelas, kita tidak pernah ada toleransi," kata Jenderal Listyo Sigit, di Kalurahan Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta, Jumat 19 Februari 2021 kemarin.

Ditegaskan pula oleh Listyo Sigit, Kompol Yuni Purwanti bersama jajarannya, apabila memang terbukti bersalah, akan ditindak tegas, bahkan, terancam dipidana.

"Aturannya ada. Aturan internal Propam ada. Pidana juga ada," tegasnya. 

Baca juga: Soal Kemungkinan Hukuman Mati bagi Kompol Yuni Cs Yang Ditangkap di Hotel, Ini Kata Mabes Polri

Seperti diketahui sebelumnya, Bid Propam Polda Jawa Barat menangkap belasan anggota Polsek Astana Anyar karena diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Kasus ini berawal dari adanya satu anggota, yang terindikasi menyalahgunakan narkoba.

Propam Polda Jabar kemudian melakukan penelusuran hingga akhirnya menemukan keterlibatan anggota lainnya, termasuk keterlibatan Kompol Yuni.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved