Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Pendapatan Menurun, PD Parkir Kota Denpasar Lakukan Efisiensi Tunjangan BBM dan Pengadaan Seragam

Untuk mengurangi beban pengeluaran akibat berkurangnya pendapatan tersebut, pihak PD Parkir pun melakukan efisiensi.

Tayang:
Penulis: Putu Supartika | Editor: Noviana Windri
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Di akhir liburan Nataru terlihat masyarakat memadati kawasan Pantai Sanur, Minggu (3/1/2021) sore. Parkiran pun penuh. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Saat pandemi Covid-19 ini, pendapatan Perumda Bhukti Praja Sewakadarma atau PD Parkir Kota Denpasar mengalami penurunan.

Untuk mengurangi beban pengeluaran akibat berkurangnya pendapatan tersebut, pihak PD Parkir pun melakukan efisiensi.

Efisiensi tersebut menyasar tunjangan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pengadaan seragam dinas.

Direktur Utama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma Kota Denpasar, I Nyoman Putrawan mengatakan, penurunan pendapatan PD Parkir ini disebabkan oleh imbas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal ini dikarenakan ruang publik yang biasanya menyumbang pendapatan yang cukup besar harus ditutup.

Baca juga: Dampak Pandemi, Pendapatan Parkir Gianyar Bali Turun

Baca juga: Belum Gunakan Touchless Pada Parkir Pengunjung, RSUP Sanglah Akan Berkoordinasi dengan PT. HZL

“Selain itu, pendapatan parkir di pelataran juga menurun karena banyak pertokoan yang tutup,” kata Putrawan, Rabu 3 Maret 2021.

Dengan keadaan tersebut, pihaknya pun melakukan efisiensi tunjangan BBM dan pengadaan seragam.

“Tunjangan BBM kami kurangi karena bersifat tidak urgent. Begitu juga pengadaan seragam yang biasanya pengadaannya setiap tahun saat ini kami tunda agar beban operasional bisa dikurangi,” katanya.

Untuk mengawali efisiensi, khususnya tunjangan BBM, akan dimulai dari direksi PD Parkir.

Setelah itu baru akan diberlakukan untuk semua staf.

Sementara itu, untuk pengadaan pakaian seragam kantor sebenarnya sudah mulai dilakukan efisiensi sejak tahun 2020 lalu.

“Saat ini kita lakukan kembali karena situasinya masih seperti ini. Pendapatan menurun jauh, jadi seragam ditunda pengadaannya,” imbuhnya.

Putrawan menambahkan, selain adanya efisiensi tunjangan di tahun 2021, PD Parkir juga melakukan efisiensi beban usaha dan beban pokok di tahun 2020. 

Tahun 2019 pengeluaran untuk beban usaha PD Parkir sebesar Rp 10.240.287.278, sedangkan beban usaha yang dikeluarkan tahun 2020 sebesar Rp 8.861.137.024.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved