Berita Denpasar

UPDATE Kasus Perampokan di SPBU Benoa Bali Sudah Mengarah Ke Seorang Pelaku

"Tim Polda Polresta Polsek turun, SPBU mengarah sudah, tinggal kita dalami bukti-buktinya supaya dia tidak bisa mengelak lagi, mohon doanya teman-tema

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana SPBU Benoa, Denpasar, Bali, usai mengalami perampokan, Jumat 29 Januari 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus perampokan SPBU Benoa Bali masih terus didalami pihak kepolisian, kendati demikian Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan pihaknya mulai mengerucutkan pelaku berdasarkan alat bukti.

"Tim Polda Polresta Polsek turun, SPBU mengarah sudah, tinggal kita dalami bukti-buktinya supaya dia tidak bisa mengelak lagi, mohon doanya teman-teman supaya segera terungkap," ujar Kombes Pol Jansen Avitus kepada wartawan di Mapolresta Denpasar, Kota Denpasar, Bali, belum lama ini.

Bukan kali pertama, aksi perampokan kembali terjadi di sebuah SPBU Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, pada Kamis 28 Januari 2021 malam. 

Pelaku terekam sebuah kamera Closed Circuit Television (CCTV) milik SPBU, di mana pelaku seorang laki-laki menggunakan motor matic, dengan modus membeli bahan bakar.

Kemudian usai tangki sepeda motor diisi, pelaku langsung mendorong dan menodongkan senjata jenis pedang ke arah pegawai perempuan.

Baca juga: Sisakan PR Satu Lagi, Polisi Harap Kasus Perampokan SPBU Benoa Dapat Terungkap

Baca juga: Dua Kali Terjadi Perampokan, Karyawan SPBU Benoa Denpasar Mengaku Trauma 

Baca juga: Kasus Perampokan di SPBU Benoa, Direktur Reskrimum Polda Bali Sebut Aksi Sudah Direncanakan

Video ini pun beredar di grup-grup WhatsApp dan viral di sosial media.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menuturkan menyampaikan beberapa poin hasil olah TKP pihak kepolisian.

"Pelaku single, menggunakan senjata samurai, pelaku pakai masker dan helm, motor dengan plat nomor dilepas," bebernya

Disinggung mengenai kendala yang dihadapi, Dir Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan tidak ada kendala.

Hanya saja pelaku cukup lihai menghilangkan jejak dengan cara melepas plat nomor sepeda motor yang digunakan saat beraksi.

Bahkan dalam aksinya, pelaku tetap menggunakan masker dan helm saat beraksi seorang diri.

"Tentu ini tidak ada kendala. Hanya saja pelaku kan pakai helm dan masker juga," lanjut Kombes Pol Djuhandani.

Sementara itu ia menambahkan, anggota Tim Gabungan Dit Reskrimum Polda Bali dan jajaran selanjutnya akan bekerja semaksimal mungkin dalam pengungkapan kasus ini.

"Terkait kasus ini, yang jelas kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus tersebut," tambah Dir Reskrimum Polda Bali.

Baca juga: Sempat Mondar-mandir Dua Kali, Pelaku Langsung Todongkan Diduga Sajam ke Karyawan SPBU Benoa

Baca juga: Detik-detik Peristiwa Perampokan di SPBU Benoa Denpasar, Pelaku Seorang Diri dan Bersenjata Samurai

Baca juga: Direskrimum Polda Bali: Pelaku Pengancaman dan Penodongan di SPBU Benoa Bukan Ojek Online

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved