Breaking News:

Paus Fransiskus di Irak: Saya Ikuti Prokes dan Tidak Berjabatan Tangan dengan Semua Orang

Paus Fransiskus sudah tiba di Irak pada Jumat 5 Maret 2021 dalam kunjungan kepausan pertamanya sejak pandemi Covid-19 merebak akhir 2019.

AFP
Foto yang dirilis media Vatikan menunjukkan Paus Fransiskus menyapa orang-orang disabilitas di depan Katedral Suriah Bunda Keselamatan di ibu kota Baghdad pada hari pertama kunjungan Paus ke Irak pada Jumat 5 Maret 2021. 

Selama di Irak, Paus Fransiskus akan memimpin lebih dari enam misa di gereja yang porak poranda, stadion yang direnovasi, serta lokasi-lokasi terpencil. Jumlah pengunjung bakal dibatasi dan mereka wajib menjaga jarak.

Paus bernama asli Jorge Mario Bergoglio ini bersikeras melakukan kunjungan ke Irak, meskipun konflik di negara itu melonjak lagi.

Dalam beberapa pekan terakhir serangan roket menewaskan tiga orang.

Menjelang kedatangan Paus Fransiskus, satu kelompok bayangan yang klaim melakukan serangan roket baru-baru ini, mengatakan, mereka akan menghentikan semua aktivitas militer selama kunjungannya.

Agenda Paus lainnya mengunjungi otoritas tertinggi Syiah Irak, disambut dengan spanduk bertema pertemuan menara kubah dengan lonceng gereja di penjuru Najaf, kota tempat tinggal Sistani (90).

Meskipun Paus menikmati berada di antara umat berimannya, kerumunan di acara-acaranya sangat dibatasi.

Jadwal Sri Paus kebanyakan bepergian dengan mobil lapis baja yang tertutup.

Martir gereja

Komunitas Kristen Irak adalah salah satu yang tertua dan paling beragam di dunia, dengan Khaldea dan umat Katolik lainnya berjumlah sekitar setengahnya, bersama dengan Ortodoks Armenia, Protestan, dan lainnya.

Pada tahun 2003, ketika invasi pimpinan AS menggulingkan diktator Saddam Hussein, orang Kristen membentuk kelompok sekitar 6 persen dari 25 juta orang Irak.

Halaman
123
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved