Breaking News:

Berita Gianyar

Persiapan Ubud Zona Bebas Covid-19, Polres Gianyar Bali Antisipasi Klaster Nyepi

Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali akan menjadi salah satu pilot projek pembukaan wisata Provinsi Bali di tengah pandemi covid-19.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Foto: Personil Polres Gianyar berpakaian bondes dalam mengedukasi masyarakat agar taat protokol kesehatan di depan Puri Agung Ubud, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali, Rabu (28/10/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali akan menjadi salah satu pilot projek pembukaan wisata Provinsi Bali di tengah pandemi covid-19.

Hal itu dikarenakan, Kabupaten Gianyar saat ini menyandang status zona hijau.

Namun di balik ini, Pemkab Gianyar dan Polres Gianyar memiliki pekerjaan berat, yakni memastikan usai Hari Raya Nyepi ini, tidak terjadi klaster Nyepi, dan status zona hijau ini bertahan sampai vaksinasi massal dilakukan.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Rabu 10 Maret 2021, sebagai pilot projek pembukaan pariwisata di tengah pandemi dengan menyandang status zona bebas covid, Kecamatan Ubud akan digelontorkan 100 ribu vial vaksin.

Namun dalam hal ini, dari delapan desa/kelurahan di Ubud, Pemkab Gianyar akan memilih empat desa sebagai zona bebas covid-19.

Baca juga: Sanur Akan Jadi Kawasan Zona Hijau, Pemkot Denpasar Prioritaskan Vaksinasi Covid-19 di Sanur

Baca juga: 2 Desa di Denpasar Masih Zona Merah Covid-19, Satu Desa Zona Hijau

Baca juga: Inginkan Badung Jadi Zona Hijau, Razia Masker Kembali Digalakkan di Wilayah Mambal Abiansemal

Di antaranya, Kelurahan Ubud, Desa Petulu, Desa Kedewatan dan Desa Sayan.

Pilihnya empat kawasan tersebut, lantaran di sana terdapat banyak hotel berbintang. Dalam vaksinasi massal ini, yang divaksin bukan hanya warga di empat desa ini. Tetapi juga para pekerja pariwisata di hotel, restoran dan sebagainnya ini juga akan divaksin oleh pemerintah, meskipun mereka bukan warga Gianyar.

Per Maret ini, Pemkab Gianyar masih melakukan pendataan jumlah pekerja yang akan divaksin.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra menegaskan, dalam mewujudkan Ubud Zona Bebas Covid-19 sampai pariwisata dibuka, pihaknya membutuhkan dukungan semua elemen.

"Sangat dibutuhkan kerjasama, apalagi dalam momen Nyepi. Mari lakukan apa yang diputuskan dalam rapat kemarin, sebab kita tak ingin, usai Nyepi jumlah kasus kembali membeludak, sehingga rencana kita dalam memulihkan ekonomi jadi berantakan," ujar Mahayastra.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved