Berita Denpasar
Aksi Percobaan Perampokan Terjadi di Denpasar, Todongkan Sajam hingga Korban Trauma
Kasus percobaan perampokan kembali terjadi di wilayah Polresta Denpasar tepatnya di Toko Wahyu di Jalan Dukuh Noja Nomor 11, Desa Kesiman Petilan
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus percobaan perampokan kembali terjadi di wilayah Polresta Denpasar tepatnya di Toko Wahyu di Jalan Dukuh Noja Nomor 11, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Kota Denpasar pada Senin 22 Maret 2021 sekitar pukul 17.31 wita.
Namun dikatakan sumber Tribun Bali pada Selasa 23 Maret 2021 pagi, aksi tersebut berhasil dicegah setelah salah satu pelanggan berteriak maling.
"Kejadiannya kemarin, di Toko Wahyu. Infonya seorang saja yang saat itu datang menggunakan jaket hitam bertuliskan Polisi," ujar sumber, Selasa 23 Maret 2021.
Baca juga: 1.279 Warga Divaksinasi Covid-19 Hari Pertama di Sanur, Denpasar
Baca juga: Menuju Zona Hijau, 1.279 Warga Jalani Vaksinasi Covid-19 pada Hari Pertama di Sanur Denpasar
Dalam keterangan saksi bernama I Gusti Ngurah Sandi Yasa (41), saat itu ia tengah berbelanja di toko.
Beberapa menit kemudian, datang seorang yang menggunakan jaket hitam bertuliskan polisi dari arah barat dan langsung menuju ke arah kasir sambil menodongkan senjata tajam jenis parang.
Beruntung saat kejadian, saksi Ngurah Sandi yang mengetahui hal tersebut kemudian langsung berteriak 'Tolong, maling'.
Sontak, pelaku pencurian kemudian melarikan diri ke arah timur karena panik dan tidak jadi melakukan aksi perampokan di Toko Wahyu, Denpasar Timur.
"Pelakunya saat itu datang menggunakan sepeda motor Vario hitam tanpa plat dan langsung ke kasir sambil mengacungkan senjata tajam," tambah sumber.
Baca juga: Denpasar Rencanakan Uji Coba Sekolah Tatap Muka Jenjang SMP pada Juli 2021
Saat kabur, pelaku sempat dikejar oleh saksi dan warga sekitar namun berhasil lolos saat tikungan di timur TKP.
"Barang bukti, pisau lipat ditemukan warga. Namun pelaku belum berhasil didapat karena berhasil kabur," tutup sumber.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Timur (Dentim) Iptu Wibowo Sidi melalui Ps Kasi Humas Aiptu Andhy C membenarkan kejadian tersebut.
Namun korban belum melaporkan kasus tersebut karena masih trauma dengan pelaku yang melakukan percobaan perampokan.
"Kejadian tersebut benar, namun korban belum melapor karena masih trauma. Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Wibowo Sidi tetap dan sudah melakukan proses penyelidikan dari keterangan para saksi dan korban," ujar Aiptu Andhy C, Selasa 23 Maret 2021 pagi.
Berita lainnya Berita Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kasus-percobaan-perampokan-terjadi-di-wilayah-denpasar-timur.jpg)