Breaking News:

Corona di Bali

Persiapan Pembukaan Bali, Menparekraf Sandiaga Uno Tinjau Vaksinasi Pekerja Bandara Ngurah Rai

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pekerja Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali

Biro Komunikasi Kemenparekraf
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pekerja Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Senin 22 Maret 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pekerja Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Senin 22 Maret 2021.

Didampingi Gubernur Bali, I Wayan Koster beserta jajaran dan Sekretaris Kemenparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani, Menparekraf Sandiaga Uno memantau langsung proses vaksinasi yang dilaksanakan di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai sekaligus penerapan protokol kesehatan di dalamnya. 

Menparekraf menjelaskan vaksinasi ini sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam rangka rencana pembukaan penerbangan internasional pada Juni 2021.

Baca juga: 1.279 Warga Divaksinasi Covid-19 Hari Pertama di Sanur, Denpasar

Baca juga: Vaksin AstraZeneca Telah Didistribusikan ke Bali, Ketahui Tanggal Kedaluwarsa dan Efek Sampingnya

Baca juga: Sebanyak 5.600 Orang dari Komunitas Bandara Ngurah Rai Jalani Vaksinasi Covid-19

"Vaksinasi ini difokuskan bagi para frontliner bandara dan maskapai penerbangan sejumlah 1.000 orang. Hingga Jumat 26 Maret 2021 mendatang rencananya akan ada 5.600 orang yang divaksin," jelasnya.

Sandiaga Uno mengatakan vaksinasi merupakan upaya mempersiapkan Bali untuk menyambut kedatangan kunjungan masyarakat dan wisatawan mancanegara ketika penerbangan internasional kembali dibuka. 

"Kita berharap ekonomi Bali dapat kembali bangkit seiring upaya menekan penularan COVID-19," imbuh Sandiaga Uno.

Selain itu, kata Sandiaga Uno, pihaknya sudah membahas rencana pembukaan penerbangan internasional dengan kementerian dan lembaga terkait. 

Baca juga: Ketakutan Saat Divaksin Covid-19 di Pasar Badung Bali, Budiarsa: Baru Pertama Disuntik

Baca juga: Vaksinasi Massal Mulai Dilakukan di Banjar di Ubud, Target 150 Orang Per Hari

Baca juga: Vaksinasi di Sanur Gunakan Vaksin AstraZeneca, Lebih Manjur Mana dengan Sinovac? Ini Perbedaannya

"Ini akan terus kita komunikasikan tapi pada intinya kita akan terus simulasikan segalanya dalam mempersiapkan hal ini," jelasnya.

Sebelumnya, pada 16 Maret 2021, Menparekraf Sandiaga mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Bali untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi massal bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Lokasi peninjauan pertama ada di Puri Saren Agung, Ubud, Gianyar, di mana dilakukan vaksinasi terhadap kurang lebih 680 pelaku industri pariwisata, pimpinan umat beragama, perwakilan budayawan, perwakilan pemuda, dan masyarakat setempat. 

Sementara di Kota Denpasar, tepatnya di Harris Hotel Sunset Road, vaksinasi diperuntukkan bagi 500 pekerja industri pariwisata di Bali.

Kehadiran Presiden Joko Widodo, dikatakan Menparekraf, memberikan harapan sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah pusat kepada masyarakat yang ada di Bali, khususnya masyarakat pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Pemerintah mendukung penuh kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif Bali melalui peningkatan vaksinasi maupun program-program pemerintah yang akan digalakkan di tahun 2021.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved