Berita Bali
TNI di Bali Jadi Prioritas Serbuan Vaksinasi 125 Ribu AstraZeneca
Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Candra Wijaya, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) melalui vidcon tentang pelaksanaan vaksinasi AstraZeneca
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Candra Wijaya, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) melalui vidcon tentang pelaksanaan vaksinasi AstraZeneca di Ruang Yudha Puskodalopsdam IX/Udayana, Denpasar, Bali, Selasa 23 Maret 2021.
Rakor dipimpin oleh Asops Panglima TNI Mayjen TNI Arios Tiopan Aritonang, S.I.P., di mana disampaikan bahwa dikerahkan sebanyak 125 ribu vaksin di seluruh jajaran TNI.
Pada kesempatan tersebut, sebagaimana arahan Asops Panglima TNI, Kasdam IX/Udayana menyampaikan, bahwa Panglima TNI mengharapkan vaksin sebanyak 125 ribu bisa diselesaikan dalam waktu satu hari yang akan dilaksanakan pada minggu depan.
"Sehingga waktu yang ada kita manfaatkan untuk perencanaan yang matang," terang Brigjen TNI Candra Wijaya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Bali.
Baca juga: 2.471 Orang Divaksinasi Covid-19 pada Hari Kedua Vaksinasi di Sanur Denpasar
Baca juga: Berjalan Tertib, Mendagri Instruksikan Vaksinasi Massal di Bali Bisa Dicontoh Daerah Lain
Baca juga: Hari Pertama Vaksinasi, 704 Vaksin Covid-19 Disuntikkan Kepada Personel Kodam IX/Udayana
Ia menjelaskan, apabila wilayah Jawa dan Bali jumlahnya kurang dari 125 ribu, maka serbuah vaksinasi akan ditambahkan menjadi 7 provinsi atau 10 provinsi hingga 15 provinsi.
"Sehingga kita dipercaya oleh negara/pemerintah dalam waktu satu hari bisa melaksanakannya," tegasnya.
Oleh karena itu, agar arahan Asops Panglima TNI dilaksanakan secara terpimpin baik di Kompi maupun di Markas Batalyon, di Skuadron maupun di KRI, sehingga para anggota mengerti dengan tema "Serbuan Vaksinasi (sesuai wilayahnya) Dalam Rangka Penanganan Covid-19”.
“Apabila ada yang masih ragu-ragu atau komorbid, silahkan konsultasi dengan dokter spesialis, sehingga pada hari ‘H’ apa yang sudah ditentukan seperti apa yang disampaikan Panglima TNI bahwa 125 ribu vaksin sudah dilaksanakan,” jelasnya.
Upaya ini menunjukkan, bahwa TNI mendukung penuh program pemerintah dalam rangka penanganan Covid-19 khususnya vaksinasi baik Sinovac maupun AstraZeneca.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan terima kasih kepada seluruhnya dari semua unsur TNI baik darat, laut maupun udara yang sudah bekerja keras mulai dari awal sampai dengan sekarang.
"Mulai PPKM sampai dengan PPKM Mikro yang berjuang hingga meninggalkan keluarga serta mengorbankan waktu, pikiran dan lain sebagainya. Dengan rasa hormat Panglima TNI mengucapkan terima kasih,” pungkasnya.
Adapun dalam Rakor tersebut, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya didamping Karumkkit Tk. II Udayana, Kasiops Korem 163/WSA, Waasintel Kasdam IX/Udayana, Waasops Kasdam IX/Udayana, Waaspers Kasdam IX/Udayana dan Waka Kesdam IX/Udayana.
Berjalan Tertib, Mendagri Instruksikan Vaksinasi Massal di Bali Bisa Dicontoh Daerah Lain
Seiring rencana dibukanya pariwisata di beberapa wilayah Provinsi Bali seperti Ubud, Sanur dan Nusa Dua, Menteri Dalam Negeri RI Jenderal Polisi (purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D langsung melaksanakan kunjungan kerja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wijaya-saat-mengikuti-rapat-koordinasi-vaksinasi-astrazeneca.jpg)