Breaking News:

Berita Buleleng

Kodam IX/Udayana Bakal Bangun Pompa Hidran untuk Petani di Desa Bukti Buleleng

Kodam IX/Udayana akan membangun pompa hidran untuk membantu petani di Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng untuk mengairi lahan pertaniannya.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak saat melihat pertanian porang di Desa Bukti, Selasa 23 Maret 2021 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA – Kodam IX/Udayana akan membangun pompa hidran untuk membantu petani di Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng untuk mengairi lahan pertaniannya.

Bantuan itu diberikan setelah Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak menerima keluhan dari perwakilan petani, di sela-sela kunjungannya ke Desa Bukti, Rabu 24 Maret 2021.

Kepada Pangdam, perwakilan petani juga sebagai Sekdes Desa Bukti, Made Sukarta mengatakan, Desa Bukti memiliki lahan pertanian seluas 625 hektar, yang ditanami berbagai komoditi seperti padi, singkong, jagung, porang hingga pisang jenis cavendish.

Keberhasilan Desa Bukti dalam pertaniannya ini bahkan membuat desa tersebut berhasil meraih Tropy Proklim Lestari Tahun 2020.

Baca juga: Rumah Sekaligus Gudang Oven Tembakau dan 3 Unit Sepeda Motor Ludes Terbakar di Desa Panji Buleleng

Baca juga: Warga Pegayaman Buleleng Bali Keberatan Dengan Nilai Ganti Rugi Pembangunan Shortcut Titik 7-10

Namun di balik kesuksesan tersebut, Sukarta tidak menampik para petani masih sulit mengakses air untuk mengairi lahan pertaniannya.

“Dari Dinas Pertanian sudah sempat memberi bantuan satu unit pompa sumur bor. Namun desa kami sejatinya masih membutuhkan bantuan lima sumur bor lagi agar kebutuhan air untuk para petani benar-benar bisa terpenuhi."

"Jadi kami berharap kepada Pangdam agar bisa membantu kebutuhan para petani,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, pihaknya akan membantu kebutuhan air untuk para petani di Desa Bukti dengan membangun pompa hidran.

Baca juga: Progres Bendungan Tamblang Buleleng Capai 38 Persen, Masuki Tahap Pembuatan Sandaran dan Terowongan

Mesin pompa ini dipilih karena harganya relatif lebih murah, dan mampu memenuhi kebutuhan air hingga di satu desa.

“Kami akan liat di mana saja sumber mata air yang ada di Desa Bukti ini. Kalau mata airnya sudah ditemukan kami akan bantu carikan CSR sehingga pompa hidran dapat dibangun di Desa Bukti. Tapi kalau tidak ada mata airnya, akan kami bantu dengan sumur bor,”  katanya.

Pangdam Mayjen TNI Maruli pun menyebut, di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, pihaknya akan fokus membantu masyarakat menjaga ketahanan pangan.

Hal ini juga menjadi intruksi Presiden RI Joko Widodo.

“Bali jangan tenggelam dengan satu sumber saja, yakni pariwisata. Ketika wisata tidak ada, kondisi perekonomiannya pun terpuruk cukup dalam."

"Untuk itu kami mencoba mensuport masyarakat dari segi pertanian. Kami di Kodam punya program membantu kendala-kendala yang selama ini dialami para petani, utamanya dari segi pengairannya,” ujarnya.

Berita lainnya di Berita Buleleng

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved