Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Marak Konten Pakai Pelakon Anak-anak yang Tak Mendidik, KPPAD Jalin Kerjasama dengan KPID & MDA Bali

Di tengah kemajuan teknologi saat ini sudah mulai bermunculan beberapa sosial media yang banyak digunakan oleh semua orang

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
KPPAD Bali melakukan kerjasama dengan Komisi Penyiaran Indonesia daerah (KPID) Provinsi Bali dan Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali terkait perlindungan anak terhadap konten Youtube. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Di tengah kemajuan teknologi saat ini sudah mulai bermunculan beberapa sosial media yang banyak digunakan oleh semua orang.

Sosial media tersebut entah digunakan untuk berkomunikasi, mencari informasi hingga menyebarkan konten yang biasanya dibuat oleh seseorang.

Salah satu sosial media yang juga banyak digunakan oleh semua orang saat ini adalah YouTube.

Setiap orang berlomba-lomba membuat konten semenarik mungkin lalu mem-publish nya melalui media sosial YouTube miliknya.

Baca juga: Gubernur, Kapolda, Danrem dan MDA Bali Teken Nota Kesepakatan Sistem Pengamanan Berbasis Desa Adat

Tak jarang ketika seseorang membuat konten saat ini tidak memperhatikan bagaimana isi dari konten yang ia buat.

Salah satunya adalah menggunakan anak sebagai model atau pelakon.

Dan ketika dicermati materi konten yang menggunakan model anak di bawah umur terkesan tidak aman atau tidak layak bagi anak dan tidak mencerminkan adat serta kebudayaan Bali.

Maka untuk menyikapi hal tersebut Komisi Pengawasan dan Penyelenggaraan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali melakukan kerjasama dengan Komisi Penyiaran Indonesia daerah (KPID) Provinsi Bali dan Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali.

Adapun bentuk kerjasama tersebut tertuang dalam Nota Kesepahaman.

Lalu pihaknya melakukan penandatanganan kerjasama tersebut di kantor MDA Provinsi Bali yang turut dihadiri oleh Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Bali (Made Sunarsa), Ketua Komisi IV DPRD Bali (I Gusti Putu Budiarta), serta Ketua MDA Provinsi Bali (Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet).

Ketika diwawancarai, Kepala KPPAD Provinsi Bali, Anak Agung Ani Asmoro menyatakan saat ini telah banyak konten-konten yang bertebaran di media sosial salah satu di YouTube yang melibatkan anak-anak sebagai pelakonnya.

Dan dalam konten tersebut cenderung anak-anak tersebut berkata-kata seperti orang dewasa.

Ia pun turut berharap bahwa kedepannya para pembuat konten dapat memperhatikan konten-konten yang dibuatnya agar sesuai dengan umur anak.

"Ke depan kita berharap baik youtuber atau pembuat konten agar dapat membuat konten-konten yang lebih mendidik dan kreatif.

Baca juga: Pemilihan Bendesa Keramas Kisruh, MDA Bali Minta Masalah Adat & Agama Murni Tak Dibawa ke Pengadilan

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved