Breaking News:

CPNS 2021

UPDATE: Seleksi PPPK Guru Dilaksanakan 3 Kali, Pendaftaran Peserta CPNS 2021 Tak Perlu Unggah Ijazah

"Pelaksanaan PPPK Guru akan dilakukan tiga tahap, yakni tahap I pada bulan Agustus 2021, tahap II pada bulan Oktober 2021 dan tahap III

sscn.bkn.go.id
ilustrasi penerimaan CPNS 2021. UPDATE: Seleksi PPPK Guru Bakal Dilaksanakan 3 Kali, Pendaftaran Peserta CPNS 2021 Tak Perlu Unggah Ijazah 

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah segera membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021.

Dikutip dari laman resmi BKN, Rabu 31 Maret 2021, untuk seleksi PPPK Guru, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan pendaftaran akan dilakukan dalam tiga tahap.

"Pelaksanaan PPPK Guru akan dilakukan tiga tahap, yakni tahap I pada bulan Agustus 2021, tahap II pada bulan Oktober 2021 dan tahap III pada bulan Desember 2021," kata Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen saat Rapat dengar Pendapat dengan Komisi X DPR RI.

Khusus untuk proses seleksi PPPK Guru, Suharmen mengatakan, peserta bisa mengikuti seleksi sebanyak 3 kali.

Baca juga: Usulkan 218 Formasi, Pemkab Klungkung Belum Terima Informasi Terkait Pelaksanaan Rekrutmen CPNS 2021

Nantinya, sistem seleksi akan menggunakan Ujian Nasional Berbasi Komputer (UNBK) dari Kemdikbud.

"Dalam Pelaksanaan seleksi PPPK Guru ini, BKN merupakan pelaksana kebijakan yang sudah dituangkan oleh Kementerian PANRB dengan berdasar pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah 49 Tahun 2018 tentang PPPK," ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo mengatakan, jumlah formasi yang dibuka dalam seleksi CPNS 2021 akan diputuskan akhir bulan ini.

"Kami merencanakan dengan BKN nanti mudah-mudahan akhir Maret ini kita putuskan (jumlah formasi), berapa sebenarnya formasi yang dibutuhkan, jadi ini tawar-menawar masih banyak, baik daerah beberapa Kementerian/Lembaga (K/L) instansi, tapi Alhamdulillah ini akan mencapai," ujar Tjahjo, dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Rabu (24/3/2021).

Meski belum diputuskan, Tjahjo mengungkapkan, diperkirakan ada 1.275.387 lowongan dengan rincian 83.669 di antaranya untuk memenuhi kebutuhan pemerintah pusat dan 1.191.718 lowongan untuk memenuhi kebutuhan pemerintah daerah.

Dari total lowongan yang dibutuhkan, Tjahjo menyebut posisi paling banyak akan ditempatkan sebagai guru PPPK, yaitu sebanyak 1.022.616, PPPK non guru sebanyak 70.008, dan sisanya sebagai CPNS sebanyak  119.094.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved