Breaking News:

Wawancara Tokoh

Kisah di Balik Kemenangan Nyoman Nuarta Mendesain Ibukota Negara Baru : Saya Nggak Nyangka

Proses di balik terpilihnya ia sebagai pemenang sayembara, Tribun Bali mewawancarai Seniman Nyoman Nuarta. Tak menyangka,mengaku biasanya sering kalah

Penulis: Ragil Armando
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
istimewa
Nyoman Nuarta, seniman asal Tabanan, yang kini tinggal di Bandung, Jawa Barat memenangkan desain ibukota yang baru. Kisah di balik menangnya Nyoman Nuarta di sayembara tersebut ada di dalam artikel ini. 

Menurut prosedur yang diterima seluruh hasil dari visualisasi konsep gagasan desain gedung-gedung khusus IKN, akan dilaporkan Menteri PUPR kepada Presiden Joko Widodo pada 13 Maret 2020.

Apakah Anda mengerjakan semua desain itu sendiri?

Kita ngebut lah, karena kebetulan saya punya biro arsitek, karena di studio saya itu ada NuArt Sculpture Park, ada Studio Nyoman Nuarta, ada NuArt Consultant, terus Maha Cakra.

Ini barangkali anak-anak pematung ngerjain arsitek, saya ketawa aja. Padahal saya sudah mendirikan biro arsitek itu tahun 1975, saya masih sekolah saat itu.

Nggak mungkin ngerjakan sendiri, tapi basic ide dari saya. Jadi saya sudah biasa. Jadi sama seperti GWK.

Saya arsiteknya, saya pematungnya, dan yang ngerjakan detailnya tentu ahli-ahlinya.

Dan bagaimana tanggapan Anda mengenai kritik dari berbagai pihak yang menyebut Anda bukan seorang arsitek, tapi malah menang sayembara?

Mereka mungkin berpikir, kalau seorang arsitek bikin arsitek aja.

Baca juga: Wawancara Nyoman Nuarta Pemenang Desain Istana Negara IKN: Presiden Akan Berkantor di Tubuh Garuda

Nggak boleh bikin yang lain-lain, dari mana itu.

Kreativitas itu tidak bisa dibendung.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved