Breaking News:

10 WNI Masuk Bui di Jepang, Dominan ABK yang Terlibat Kasus Penyelundupan Narkoba

Seorang di antaranya berinisial EI alias AP, lahir 18 November 1980 dan saat ini masih di penjara Fuchu Tokyo Jepang.

Editor: DionDBPutra
ilustrasi
Sampai saat ini sedikitnya 10 warga negara Indonesia ( WNI) yang ditangkap dan masuk bui di Jepang. Umumnya terlibat kasus narkoba. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUN-BALI.COM, TOKYO - Sampai saat ini sedikitnya 10 warga negara Indonesia ( WNI) yang ditangkap dan masuk bui di Jepang.

Mereka umumnya Anak Buah Kapal (ABK) yang menyelundupkan narkoba.

"Hukuman ada yang mencapai 17 tahun serta denda 5 juta yen karena terlibat penyelundupan narkoba," ungkap sumber Tribunnews.com, Selasa 6 April 2021.

Seorang di antaranya berinisial EI alias AP, lahir 18 November 1980 dan saat ini masih di penjara Fuchu Tokyo Jepang.

Baca juga: China Merasa Gerah Melihat Hubungan Indonesia dan Jepang Semakin Mesra

Baca juga: PM Yoshihide Suga Sebut Korea Utara Keterlaluan, Tembakkan Rudal Lagi ke Laut Jepang

Dia ditangkap karena menyelundupkan ratusan kilogram (298,69 kg) narkotika.

Penahanan EI bersama 8 orang lainnya pada tahun 2008 sehingga beberapa di antaranya sudah ada yang bebas dari penjara Jepang.

Residivis yang tertua dengan kelahiran 1 November 1965 berinisial MT.

Data yang diperoleh Tribunnews.com, hari ini ada pula tahanan di penjara Jepang dengan kasus pembunuhan, pencurian, overstay, perampokan, transaksi bank bawah tanah (bank gelap), transaksi kartu zairyu serta kartu identitas palsu Jepang dan sebagainya.

Jumlah WNI yang dipenjara di Jepang hingga 31 Maret 2020 sebanyak 280 orang atau mengalami kenaikan 2,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved