Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Selandia Baru Segera Buka Pintu untuk Wisatawan Australia, Perdana Menteri: Ini Pertama di Dunia

Selandia Baru Segera Buka Pintu untuk Wisatawan Australia, Perdana Menteri: Ini Pertama di Dunia

Tayang:
Editor: Widyartha Suryawan
(PIXABAY / KEWL)
Ilustrasi Selandia Baru - Gunung Cook. 

Ardern hanya mengatakan, hal itu akan diumumkan setelah rapat kabinet di kemudian hari.

Di sisi lain, isu dibukanya perbatasan wilayah dengan Australia pada pekan depan pun menguat.

Hal itu setelah seorang penyiar televisi Selandia Baru 1NEWS melaporkan pada Selasa (6/4/2021) tanpa menyebut sumber informasi itu.

Apa yang disebut 'gelembung perjalanan' ini akan membatasi wisatawan dari daerah tertentu ketika terjadi wabah di Australia dan diperkirakan berjalan berdasarkan situasi masing-masing negara bagian, kata penyiar itu.

Wakil Perdana Menteri Grant Robertson mengatakan, kunjungan turis Australia selama musim ski dan liburan sekolah akan "sangat berarti" bagi industri-industri yang sedang berada dalam kesulitan di Selandia Baru.

Namun, Robertson juga tidak memberikan petunjuk kapan perbatasan akan dibuka.

Sementara itu, surat kabar The Australian melaporkan mengutip sumber pemerintah pada Selasa, perjalanan bebas karantina antar negara dapat dimulai pada 12 atau 19 April.

Beberapa negara bagian Australia telah membuka perbatasan mereka ke Selandia Baru sejak Oktober lalu.

Tetapi pengaturan itu dilakukan satu arah, karena adanya wabah sporadis di beberapa kota di Australia.

Mengutip laporan ini, beberapa maskapai penerbangan pun diketahui telah bersiap menghadapi 'gelombang perjalanan' ini.

Perubahan Model Pariwisata Pascapandemi Covid-19
Sebelumnya, Menteri Pariwisata Selandia Baru Stuart Nash sempat menyinggung soal perubahan terhadap model pariwisata negara tersebut pasca-pandemi Covid-19.

“Kita tidak bisa kembali kembali ke model pariwisata yang digunakan sebelum pandemi Covid-19,” kata Nash dalam konferensi industri di Queesnstown, Jumat 19 Maret 2021 seperti dilaporkan oleh Bloomberg.

Selandia Baru sedang mempertimbangkan cara untuk mengubah industri pariwisata mereka di tengah kekhawatiran bahwa membludaknya pengunjung menyebabkan rusaknya lingkungan dan infrastruktur.

Industri pariwisata Selandia Baru sangat terpukul akibat kebijakan penutupan perbatasan untuk pendatang internasional yang terus diperpanjang.

Baca juga: Keindahannya Disebut Mirip Selandia Baru, Ini 6 Fakta Ranu Manduro yang Viral di Medsos

Itulah mengapa industri pariwisata membutuhkan dukungan pemerintah yang terus menerus, tambah Nash.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved