Breaking News:

Banyak Pemedek Datang Hingga Timbulkan Tumpukan Sampah, Lestari Basuki Bersihkan Pura Besakih Bali

Banyaknya pemedek ini membuat tumpukan sampah berada dimana-mana bahkan hingga berserakan di sekitar area suci Pura Besakih. 

Ist
Pamedek mengikuti upacara melasti dengan berjalan kaki dari Pura Besakih menuju Pura Tegal Suci, Kamis (29/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA – Sudah hampir satu minggu Piodalan Pura Besakih telah berlangsung.

Banyak pemedek atau umat Hindu yang akan bersembahyang datang ke Pura Besakih.

Banyaknya pemedek ini membuat tumpukan sampah berada dimana-mana bahkan hingga berserakan di sekitar area suci Pura Besakih

Ketika dikonfirmasi, pada Kamis (8 April 2021) Jero Mangku Widiarta selaku Ketua Umum Bendesa Adat Besakih mengatakan tidak menduga banyak umat yang membuang sampah sembarangan di areal Pura Besakih ketika usai lakukan persembahyangan. 

"Satu hal yang ingin kami sampaikan pertama terkait dipendemi ini Saya tidak menyangka dan menduga sama sekali ketika umat datang dengan kesadarannya sendiri untuk bersembahyang di Pura Besakih lalu membuang sampah sembarangan," ungkapnya. 

Puncak Upacara Batara Turun Kabeh di Pura Besakih Karangasem, Memohon Agar Pendemi Covid-19 Berakhir

Baca juga: Upacara Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih Diputuskan Tetap Digelar, Hanya Libatkan Krama Besakih

Lebih lanjutnya ia menerangkan bahwa, Pura Besakih bukan hanya milik warga yang tinggal di Karangasem saja namun, Pura Besakih merupakan milik umat Hindu dimanapun berada.

Dengan demikian dikarenakan Besakih merupakan tempat ibadah yang dimiliki oleh umat Hindu maka sangat perlu kesadaran umat Hindu agar bercermin kepada dirinya sendiri ketika selesai melakukan persembahyangan. 

Ia juga mengimbau pada pemedek agar membuang sampah ke tempatnya terlebih saat ini sudah ada peraturan untuk tidak membawa sampah plastik ke dalam areal Pura.

Bahkan tak jarang kadang-kadang beberapa oknum membuang sampah di tempat yang tidak pantas. Biasanya para pemedek yang datang ketika malam hari. 

Halaman
12
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved