Breaking News:

Berita Bangli

BBPOM di Denpasar Perkuat Komitmen Desa, Pasar dan Sekolah di Bangli Dalam Advokasi Terpadu

Balai Besar POM di Denpasar melaksanakan kegiatan Luring dan Daring ; Advokasi Desa Pangan Aman, Pangan Jajanan anak usia Sekolah dan Pasar Aman.

ist
Pembukaan acara oleh wakil bupati Bangli, I Wayan Diar, S.ST. Par, Kepala BBPOM di Denpasar, Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa Kab. bangli 

TRIBUN-BALI.COM - Balai Besar POM di Denpasar melaksanakan kegiatan Luring dan Daring ; Advokasi Desa Pangan Aman, Pangan Jajanan anak usia Sekolah dan Pasar Aman berbasis Komunitas, di kabupaten Bangli, Rabu, 7 April 2021.

Acara yang berlokasi di museum Geopark ini  dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, S.ST.Par.

Dalam sambutan pembukaan Wakil Bupati mengucapkan terimakasih kepada Balai Besar POM di Denpasar atas dipilihnya Bangli sebagai Kabupaten yang diintervensi Gerakan Keamanan Pangan Desa, Pangan Jajanan Anak Sekolah serta Pasar Aman berbasis Komunitas.

Harapan besar Bagi Bangli semoga terciptanya keamanan pangan tidak hanya di 7 Desa yang diintervensi, 46 sekolah dan 1 pasar yaitu Pasar Kidul saja, melainkan di seluruh lapisan wilayah di Kabupaten Bangli.

Kepala BBPOM di  Denpasar, Dra. Ni G A Nengah Suarningsih, Apt., MH  menyampaikan juga beberapa hal penting terkait pemilihan Bangli sebagai daerah yang diintervensi dilihat dari kearifan lokal yang dimiliki, hasil pengawasan tahun tahun sebelumnya, serta tidak lepas dari peran sebagai daerah wisata dengan banyaknya kuliner di Bangli.

BBPOM Denpasar Salurkan 300 Botol Hand Sanitizer dan 50 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Tips Aman Pesan Makanan Melalui Online Ala BBPOM Denpasar

BBPOM di Denpasar Gelar Pengawasan Pangan, Serahkan 500 Pcs Masker ke Gugus Tugas COVID-19 Klungkung

Beberapa produsen produsen lokal di desa yang blm memperoleh edukasi yang tepat dan benar terkait keamanan pangan sehingga produk lokal Indonesia dapat menurunkan derajat kesehatan masyarakat, terutama dengan masih ditemukannya penggunaan Bahan Berbahaya seperti Borax, Formalin dan pewarna textile Rodamin B.

Peserta yang hadir secara luring atau tatap muka tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan serta menggunakan Hand Sanitizer.

Kegiatan diakhiri dengan penetapan rekomendasi dam penandatanganan Komitmen oleh OPD terkait dan dari Kepala Desa dari 7 desa yaitu Fesa Awan, Kayubihi, Yangapi, Tiga, Penglumbaran,Pengotan dan Batur Tengah, perwakilan Sekolah dan Pasar Kidul untuk berkomitmen melaksanakan kegiatan dengan hasil maksimal dimulai dari hari ini sampai seterusnya

Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved