Breaking News:

Berita Tabanan

Desa Delod Peken Tabanan Bali Launching Desa Digital, Seluruh Desa Bakal Jadi Desa Presisi

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya kembali ngantor di Desa yakni di Desa Delod Peken, Tabanan, Kamis 8 April 2021.

Tribun Bali/Made Prasetya Aryawan
Suasana saat Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya kembali ngantor di Desa yakni di Desa Delod Peken, Tabanan, Kamis 8 April 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya kembali ngantor di Desa yakni di Desa Delod Peken, Tabanan, Kamis 8 April 2021.

Kali ini, ia juga sekaligus melaunching program desa digital di desa setempat.

Selain itu, Sanjaya juga mengungkapkan akan mewujudkan seluruh desa di Tabanan menjadi Desa Presisi. 

Menurutnya, Desa Presisi ini penting dilakukan agar kedepannya lebih mudah melaksanakan pembangunan yang tepat.

Ia juha menyatakan akan berkomitmen terksit program desa yang inovatif akan dikawinkan dengan program Kabupaten Tabanan. 

Sanjaya menjelaskan, khusus untuk program desa digital di Desa Delod Peken ini bisa melayani 20 administrasi layanan secara online. 

Bupati Badung Akan Memberikan Reward & Bantuan Dana Pada Desa yang Berhasil Menerapkan Desa Digital

Perbekel di Badung Diminta Terapkan Desa Digital, Akan Diberikan Reward dan Bantuan Dana

Artinya masyarakat bisa mengurus surat atau administrasi lainnya hanya dari rumah saja.

Selain itu segala data tentang desa baik itu jumlah penduduk, profesi masyarakat dan lain-lain bisa diakses melalui online.

"Mewujudkan desa presisi di Tabanan ini sangat penting dilakukan. Karena dengan mengetahui jumlah penduduk, batas wilayah, serta data keseluruhan desa itu, maka akan dengan mudah dapat menentukan arah pembangunan yang tepat. Bisa dicontohkan program desa yang sudah berjalan dan keren ada di Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur. Desa di sana punya program bernama Semara Ratih yang menikah langsung dapat akta perkawinan. Kemudian di Desa Delod Peken ini segala urusan administrasi bisa dilayani dari rumah serta pelayanan bisa lebih singkat," jelasnya. 

Politikus asal Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken Tabanan ini menyebutkan, untuk mewujudkan 133 desa yang ada di Tabanan menjadi desa presisi utamanya berbasis digital memang perlu adanya pendataan desa yang belum terjangkau wifi. Khusus desa yang blank spot dia akan mengajak CSR bekerjasama ke Tabanan untuk bisa desa tersebut terlayani wifi.

Selain soal pelayanan, kata dia, sejumlah desa juga sudah bergerak dalam hal lingkungan yakni program pengelolaan sampah. Contohnya di Desa Bengkel, Kecamatan Kediri dan Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan.

Dengan adanya program ini di setiap desa nantinya urusan sampah sudah selesai di desa, TPA Mandung tak lagi menerima sampah. 

"Intinya nanti semua desaa punya program. Dan ketika ada program desa yang baik akan kita kawinkan dengan program di kecamatan dan Kabupaten juga," tegasnya.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved