Breaking News:

Berita Badung

Kapolres Badung Minta Masyarakat Tetap Melaksanakan Prokes Saat Hari Raya Galungan Dan Kuningan 

Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, SIK meminta kepada masyarakat Badung agar tetap melaksanakan hari raya Galungan dan Kuningan, namun tetap taat aka

Tribun Bali/Agus Aryanta
Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, SIK 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA –  Perayaan hari raya Galungan dan Kuningan merupakan momen yang amat ditunggu- tunggu oleh para umat Hindu khususnya yang ada di Kabupaten Badung.

Namun pada saat pandemi Covid -19 kali ini, tentunya perayaan hari raya Galungan dan Kuningan tidak dapat dirayakan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya saat ini masyarakat diimbau untuk tidak melakukan kerumunan, untuk menghindari penyebaran virus covid-19.

Menyikapi hal tersebut, Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, SIK meminta kepada masyarakat Badung agar tetap melaksanakan hari raya Galungan dan Kuningan, namun tetap taat akan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Kami menghimbau untuk seluruh umat Hindu yang hendak merayakan hari raya Galungan dan Kuningan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sehingga ibadah yang dilaksanakan lancar,” ujarnya Kamis 8 April 2021. 

GUPBI Bali Sebut Kekurangan Stok Babi Jelang Galungan Akibat Adanya Peternak yang Kirim Babi ke Luar

Dampak Krisis Ekonomi, Penggunaan Daging Babi Saat Galungan 2021 Diprediksi Menurun di Gianyar Bali

Jelang Hari Raya Galungan 2021, BI Bali Tekankan Harga Tiga Komoditas Ini yang Perlu Diperhatikan

Orang nomor satu di Polres Badung itu menyampaikan perayaan hari raya Galungan dan Kuningan kali ini, diharapkan dapat dirayakan dengan khidmat dan aman dari risiko penularan virus  Covid -19.

Kendati tetap melaksanakan prokes, namun tidak mengurangi makna hari Raya Galungan yang dilaksanakan selama ini.

“Saya menghimbau perayaan hari raya tidak harus meriah, namun jangan sampai mengurangi makna dari hari raya Galungan dan Kuningan. Semoga pada Galungan ini, kita semua tetap dalam keadaan sehat dan terhindar dari segala macam penyakit,” bebernya.

 Mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Bali ini juga menyampaikan, usai perayaan Galungan biasanya banyak masyarakat bepergian ke tempat-tempat wisata bersama keluarganya.

Kendati demikian, pihaknya tetap meminta masyarakat ingat akan prokes.

Selain itu juga selalu menaati rambu lalu lintas yang ada.

“Jauhi kerumunan di tempat umum yang seharusnya bisa dihindari. Jangan sampai dalam merayakan hari raya bersama keluarga melanggar protokol kesehatan dan tertular Covid-19,” ujarnya. 

Lebih lanjut dirinya  menegaskan bahwa tidak ada alasan apapun untuk membuat kerumunan massa. Setiap orang harus selalu menjaga jarak satu sama lain.

“Kami ingin pada perayaan galungan  ini aman dan kondusif. Bahkan untuk itu kami akan siapkan petugas di beberapa objek wisata dan termasuk Bhabinkamtibmas,” tungkasnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved