Breaking News:

Berita Denpasar

Usai Ungkap Kasus Prostitusi Online yang Melibatkan WNA,Polresta Denpasar Koordinasi dengan Imigrasi

Polresta Denpasar masih mengembangkan lagi kasus ini dan mencari tahu apa ada pelaku lainnya dari transaksi esek-esek ini.

Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Polresta Denpasar mengungkap kasus prostitusi online di wilayah Denpasar, pada Jumat 9 April 2021 sore. 

Wanita penghibur yang ditawarkan, dikenal Robby di diskotik kawasan Kuta Badung jauh sebelum Covid-19 melanda wilayah Bali.

Hasil dari transaksi yang dibayar cash berdurasi satu jam sekali kencan ini, selanjutnya dibagi ke wanita penghibur sebesar Rp 1,5 juta dan Rp 1 juta untuk sang mucikari.

Dalam keterangan Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan didampingi Kasat Reskrim Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, praktik prostitusi yang dijalankan Robby sudah berlangsung sejak tahun 2020 lalu, dengan melibatkan warga negara Indonesia dan warga asing.

Untuk pelayanan esek-esek ini, Robby sendiri sering kali berpindah-pindah lokasi untuk pelayanan yang memuaskan hasrat ini.

Namun, praktik prostitusi ini berhasil dihentikan setelah Polresta Denpasar berhasil mengungkap kasus ini pada Rabu 7 April 2021 lalu.

Baca juga: Berawal dari Pertemuan di Diskotik Daerah Kuta Badung, Mucikari Ini Jajakan PSK Asal Uzbekistan

Pelaku Robby ditahan, sedangkan wanita penghibur dan pria hidung belang dijadikan saksi terkait kasus prostitusi online via whatsapp ini.

Usai dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pelaku mucikari 'Kemayu' ini dikenakan Pasal 296 KUHP dengan pidana paling lama satu tahun empat bulan.

Ada juga Pasal 506 KUHP dengan ancaman pidana kurungan paling lama satu tahun, yang mana semua pasal tersebut mengarah kepada hal praktik prostitusi.(*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved