Breaking News:

Berita Klungkung

Kasus Perkelahian Akibat Isu Perselingkuhan di Desa Akah Klungkung, Dua Pria Ditetapkan Tersangka

Kapolsek Klungkung Kompol Gusti Made Sudiana menjelaskan, kedua pihak yakni Komang M dan Kadek M telah ditetapkan sebagai terangka

Ist/Polsek Klungkung
Komang M saat mendapatkan penanganan medis di RSUD Klungkung, Sabtu (10/4/2021) lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dilatar belakangi isu perselingkuhan, dua warga asal Desa Akah, Klungkung, berduel.

Kejadian ini menyebabkan Komang M (44) asal Banjar Bungaya, Desa Akah, mengalami luka karena sabetan pisau belati, yang dilakukan Kadek M (37), asal Banjar Gede, Desa Akah.

Keduanya pun telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian

Kapolsek Klungkung Kompol Gusti Made Sudiana menjelaskan, kedua pihak yakni Komang M dan Kadek M telah ditetapkan sebagai terangka.

Baca juga: Dilatarbakangi Isu Perselingkuhan, Dua Warga di Desa Akah Klungkung Bali Duel

Meskipun penuh luka dan menjadi korban penganiayaan, Komang M juga berstatus tersangka karena sempat melakukan pemukulan dan menabrak Kadek M.

Hanya saja Komang M tidak ditahan oleh penyidik.

"Keduanya statusnya sama-sama jadi tersangka. Yang membawa pisau (Kadek M) sudah ditahan karena memenuhi unsur-unsur penahanan, membawa sejam, menggunakan dan melukai. Sedangkan satu tersangka lagi, belum memenuhi unsur-unsur penahanan," tandas Kapolsek Klungkung Kompol Gusti Made Sudiana, Senin 12 April 2021.

Perwira melati satu ini mengatakan Kadek M dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara.

Sedangkan Komang M dijerat dengan pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama dua tahun delapan bulan penjara.

Diberitakan sebelumnya, kejadian perkelahian tersebut terjadi Sabtu malam, 10 April 2021.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved