Breaking News:

Berita Denpasar

2 Titik Penyekatan Disiapkan Polresta Denpasar Antisipasi Warga Mudik, Jika Melanggar Akan Ditindak

untuk mencegah mobilitas arus mudik dari Bali ke wilayah lainnya, Satlantas Polresta Denpasar sudah melakukan penyekatan di beberapa titik wilayah

Tribun Bali/Firizqi Irwan
Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Taufan Rizaldi saat memberikan keterangan terkait Ops Keselamatan Agung 2021,Senin 19 April 2021 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menindaklanjuti aturan Pemerintah terkait larangan mudik di tahun 2021, Satlantas Polresta Denpasar pun sudah mengantisipasi hal tersebut.

Bahkan untuk mencegah mobilitas arus mudik dari Bali ke wilayah lainnya, Satlantas Polresta Denpasar sudah melakukan penyekatan di beberapa titik wilayah Kota Denpasar.

"Untuk sementara titik penyekatan (mudik) di Denpasar yang kita sudah siapkan itu ada dua, yang pertama di Simpang Umu Anyar yang mencegah masyarakat ke arah Gilimanuk.

Yang kedua di perempatan Biaung, itu nanti melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang berpotensi atau indikasi melaksanakan mudik ke arah Padang Bai," ujar Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Taufan Rizaldi, Senin 19 April 2021.

Baca juga: Ops Keselamatan Agung Sudah Digelar Sepekan, Kasatlantas Polresta Denpasar: Belum Ada Kasus Menonjol

Dalam keterangan lebih lanjut, Kompol Taufan Rizaldi menjelaskan saat ini sosialisasi larangan mudik juga sudah dilakukan bahkan saat Ops Keselamatan Agung 2021.

Namun ia memastikan jika sosialisasi saat ini sifatnya masih belum terlalu intens mengingat situasi dan masih sedikitnya masyarakat yang melaksanakan mudik.

"Saat ini belum terlalu intens karena masih sedikit yang mudik.

Larangan mudik itu sendiri memang baru diberlakukan pada tanggal 6 sampai 17 Mei sesuai surat edaran dari pemerintah," jelas Taufan.

Sementara itu, untuk imbauan untuk tidak melaksanakan mudik yang diberikan Satlantas Polresta Denpasar juga sudah dilakukan ke masyarakat.

Nantinya mulai tanggal 6-17 Mei 2021, jika ditemukan adanya masyarakat yang nekat mudik, petugas memastikan akan menindak dan meminta masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing.

"Apabila masih ditemukan, ya kami sesuai dengan arahan dari pemerintah akan melaksanakan tindakan yang sesuai dengan apa yang diterapkan dalam aturan tersebut," tambah Kompol Taufan Rizaldi, Jumat 19 April 2021.(*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved