Kesehatan
Enam Manfaat Puasa untuk Kesehatan Mental
Penelitian membuktikan bahwa puasa juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan mental.
TRIBUN-BALI.COM - Manfaat puasa untuk kesehatan fisik memang bukan rahasia lagi.
Namun, tahukah Anda bahwa puasa juga bermanfaat untuk kesehatan mental?
Penelitian membuktikan bahwa puasa juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan mental.
Berikut manfaat puasa untuk kesehatan mental:
Baca juga: Dikira Nonmuslim, 10 Artis Blasteran Ini Ikut Jalani Puasa Ramadhan, termasuk Wulan Guritno
1. Memicu autophagy
Puasa mengaktifkan proses penting yang disebut autophagy, di mana otak Anda “membuang sampah” yang menumpuk sepanjang hari.
Proses pembersihan diri ini membantu mendetoksifikasi otak, membersihkan sel-sel tua dan rusak, serta menyapu kotoran.
Hal ini juga mendorong regenerasi sel yang baru dan sehat.
Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa masalah autofagi telah dikaitkan dengan penyakit Alzheimer, depresi, gangguan bipolar, skizofrenia, dan gangguan neuropsikiatri lainnya.
Baca juga: Baik untuk Otak hingga Tulang Kuat, 9 Manfaat Telur yang Tak Banyak Diketahui
2. Meningkatkan memori
Riset dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics membuktikan membatasi jam makan telah terbukti secara signifikan meningkatkan daya ingat.
Dalam studi ini, setelah 4 minggu puasa intermiten, kinerja pada tugas perencanaan tata ruang dan memori kerja meningkat secara signifikan.
Penelitian tambahan pada hewan telah menemukan bahwa puasa meningkatkan kemampuan belajar dan daya ingat.
3. Meningkatkan suasana hati
Penelitian di Journal of Nutrition Health & Aging menemukan bahwa setelah 3 bulan puasa intermiten, partisipan melaporkan suasana hati yang membaik dan penurunan ketegangan, kemarahan, dan kebingungan.
Baca juga: Segudang Manfaat Puasa Ramadhan Bagi Kesehatan Tubuh, Ini Penjelasan dr. Syuma
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ramalan-zodiak-kesehatan-29-maret-2021.jpg)