Breaking News:

Berita Karangasem

Mesin Perahu Mati, Ketut Subrata Terombang-ambing 10 Jam di Laut Karangasem Bali

I Ketut Subrata nelayan asal Tianyar, Kecamatan Kubu ditemukan selamat setelah terombang-ambing di tengah laut selama 10 jam, Senin 19 April 2021 pagi

Dok. Istimewa
Ilustrasi nelayan 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - I Ketut Subrata nelayan asal Tianyar, Kecamatan Kubu ditemukan selamat setelah terombang-ambing di tengah laut selama 10 jam, Senin 19 April 2021 pagi.

Korban ditemukan di rumpon oleh Nengah Tilem, nelayan asal Tianyar.

Jukung yang dikenakan juga kondisinya masih bagus.

Informasi Tribun Bali, Subrata terombang-ambing di tengah laut dikarenakan mesin perahu mati setelah 3 jam berlayar.

Saat itu korban hendak kembali ke darat setelah mendapat 150 ikan.

Berbagai cara dilakukaan agar  jukungnya bisa kembali berjalan, tapi gagal.

Jukung Terhantam Ombak Saat Melaut di Buleleng, Seorang Nelayan Ditemukan Selamat

4 WNI yang Disandera Kembali ke Keluarga, Abu Sayyaf Ingatkan Nelayan Tak Melaut di Sabah

Nelayan Hilang di Jembrana Ditemukan Meninggal Dunia

Dia kedinginan, terombang- ambing.

Kepala Satuan Polisi Air Polres Karangasem, AKP I Gusti Baagus Suteja, mengungkapkan, korban berangkat melaut menangkap  ikan, Minggu, 18 April 2021 sekitar pukul 16.00 wita.

Korban melaut sekitar Perairan Tianyar Kec. Kubu menggunakan jukung tanpa dilengkapi alat komunikasi serta senter.

"Sampai malam hari korban belum kembali dari melaut. Karena khawatir dari pihak keluarga melaporkan ke Koordinator Basarnas Kab. Karangasem. Pencarian rencana dilakukan senin pagi," ungkaap AKP I  Gusti Bagus Suteja.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved